Seungri Diduga Tahu Tentang Anak di Bawah Umur Masuk Burning Sun dan Suap Polisi
Sports Chosun
Selebriti

Siaran berita MBC dan SBS melaporkan tentang 'bukti' Seungri mengetahui segala macam bisnis ilegal di kelab malam yang dijalankannya.

WowKeren - Skandal bisnis ilegal yang diduga terjadi di Burning Sun sedang menyedot perhatian publik Korea Selatan. Selasa (19/3), "Newsdesk" MBC mengungkap bahwa mereka memperoleh percakapan telepon tentang masuknya anak di bawah umur ke kelab malam tersebut yang terjadi pada Juli 2018.

Menurut laporan MBC, ibu dari seorang siswa menelepon polisi mengatakan bahwa putranya, yang masih di bawah umur lahir pada Januari 2000, telah memasuki Burning Sun pada 7 Juli pagi. Burning Sun telah menghadapi ancaman penangguhan bisnis. Kasus ini diteruskan ke kantor kejaksaan dengan saran non-dakwaan sekitar sebulan kemudian.

Polisi yang tiba di kelab malam tidak menyelidiki siswa yang telah memasuki Burning Sun, dan kasus ini ditutup karena kurangnya bukti. MBC melaporkan bahwa untuk menutupi insiden ini, Lee Sung Hyun yang merupakan CEO Burning Sun membayar mantan polisi Kang 20 juta Won (sekitar Rp 25 juta). Polisi saat ini sedang menyelidiki kecurigaan bahwa sebagian dari uang dikirim ke tim yang bertugas menyelidiki kasus tersebut.

Sekitar tiga bulan kemudian pada awal November 2018, percakapan telepon terjadi antara CEO Burning Sun Lee Sung Hyun dan Mr. Lee yang mengirimkan uang itu. Obrolan mereka mengindikasikan bahwa Seungri, yang kini menjadi tersangka kasus penyediaan layanan prostitusi, mengetahui tentang masuknya anak di bawah umur ke Burning Sun. Berikut isi percakapan mereka:

Mr. Lee: Sambil minum soju, pembicaraan tentang Hotel (nama disensor) muncul dan kelab malam.

CEO Lee Sung Hyun: Sepertinya ada seseorang yang menghubungi Seungri langsung.

Mr. Lee: Karena orang yang terlibat langsung dalam laporan itu adalah Seungri, dia mungkin tahu.

CEO Lee Sung Hyun: Iya (Seungri) dihubungi kira-kira dua kali.


Mengenai hal ini, kuasa hukum Seungri memberikan respon. "Seungri mendengar bahwa sesuatu seperti ini terjadi setelah insiden itu terjadi. Lee Sung Hyun dan Seungri tidak berada dalam hubungan di mana mereka harus melapor satu sama lain," ujarnya. "Newsdesk" menyatakan bahwa polisi sedang menganalisis rekaman panggilan telepon dan menyelidiki Seungri dengan dugaan mengganggu kasus masuknya anak di bawah umur.

Seungri Diduga Tahu Tentang Anak di Bawah Umur Masuk Burning Sun dan Suap Polisi

Source: Soompi

Di hari yang sama, "8 O'Clock News" SBS membahas kecurigaan tentang praktik bisnis ilegal Monkey Museum, kelab malam yang dijalankan Seungri sebelum Burning Sun. Seungri mendaftarkan Monkey Museum sebagai pengecer, bukan sebagai tempat minum di kantor wilayah. Saat pembukaan Monkey Museum, terjadi percakapan di grup chat KakaoTalk antara Seungri dan kenalannya. Berikut isi percakapan mereka:

Mr. Kim: Tarian dan aksi panggung adalah ilegal, tapi kau bagus sekali bekerja secara fleksibel.

Mr. Park: Itu ilegal, tetapi sulit untuk menjatuhkan sanksi terhadapnya, jadi semua orang diam saja.

Seungri: Itu berarti kita tidak benar-benar memiliki masalah. Jika mereka menindak, tinggal kita berikan saja mereka sejumlah uang."

Membuka bar di wilayah tersebut dilarang karena Monkey Museum terletak di area perumahan. Namun Seungri tetap menjalankan bisnisnya dengan praktik ilegal dan mencatat penjualan 500 juta Won (sekitar Rp 6,5 miliar) di hari pembukaan.

Meski beroperasi secara ilegal, Monkey Museum tidak benar-benar ditindak oleh kantor wilayah. Sejak Maret 2016 hingga Agustus 2018, mereka dihukum satu kali karena pelanggaran bisnis dengan denda 40 juta Won (sekitar Rp 500 juta). Mereka menerima hukuman ringan karena melanggar Undang-Undang Sanitasi Makanan di mana karyawan gagal menjalani pemeriksaan kesehatan dan karena kurangnya indikasi harga.

SBS juga menunjukkan bahwa video orang menari di panggung Monkey Museum telah beredar online. Namun polisi gagal menindak pelanggaran dengan benar.

(wk/chus)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait