Kepala SMP Maha Prajna Cilincing Miris Siswanya Sawer dan Buka Baju Depan Ibu Guru
Instagram/lambe_turah
Nasional

Pihak SMP Maha Prajna, Cilincing, Jakarta Utara, telah memberikan konfirmasi mengenai peristiwa dalam video viral tersebut.

WowKeren - Warganet sempat dibuat geram dengan video viral yang menunjukkan segerombolan siswa berlaku tak pantas di hadapan seorang guru wanita. Dalam video tersebut, tampak para siswa berjoget dan "menyawer" sang ibu guru dengan uang kertas. Beberapa bahkan ada yang melepas baju hingga naik ke atas meja.

Video tersebut ternyata diambil di SMP Maha Prajna, Cilincing, Jakarta Utara. Pihak sekolah telah memberikan konfirmasi mengenai peristiwa tersebut.

Menurut kepala sekolah SMP Maha Prajna, Frans Hendrik Garang, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (22/3) usai jam pelajaran olahraga. Ibu guru yang tampak dalam video tersebut adalah pengampu mata pelajaran selanjutnya.

"Jadi kejadiannya setelah anak-anak mengikuti pelajaran olahraga, lalu mereka istirahat, dan naik ke kelas," terang Garang di SMP Maha Prajna, Selasa (26/3). "Sesudah itu, guru jam pelajaran selanjutnya masuk, tetapi sudah ada (murid) yang di atas meja, ada yang sawer, nyanyi-nyanyi. Diingatkanlah oleh guru tersebut."

Garang mengaku bahwa para siswa tersebut tidak menghentikan aksinya meski telah diingatkan. Ada beberapa siswa yang justru merekam kejadian tersebut.


"Ada dua (siswa) yang merekam, satu dari depan kelas, satu dari belakang," tutur Garang. "Nah anak yang merekam dari belakang inilah yang menyebarkan video tersebut."

Ibu guru yang ada dalam video tersebut, tutur Garang, merupakan guru Pendidikan Lingkungan Kota Jakarta (PLKJ). Sang guru tak melaporkan peristiwa yang dialaminya karena menganggap hal tersebut sebagai kejadian yang biasa.

"Guru itu tidak langsung melaporkan karena menganggap itu kejadian biasa," jelas Garang. "Saya baru mengetahuinya hari Sabtu (23/3) pagi dari pesan WhatsApp."

Kejadian tersebut, menurut Garang, hanya berlangsung sekitar lima menit. Setelah itu, para siswa mengikuti pelajaran seperti biasa.

Gerombolan siswa yang melakukan perbuatan tak sopan tersebut terdiri dari sebelas murid kelas IX. Meski demikian, 11 siswa tersebut sudah dipanggil oleh pihak sekolah dan meminta maaf.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait