Sebelumnya, Prabowo Subianto sempat mendapatkan protes dari sejumlah netizen hingga dibuatkan tagar #AdzanBukanPanggilanNgopi.
- Silmi Amalia Fidareni
- Rabu, 27 Maret 2019 - 17:13 WIB
WowKeren - Calon Presiden Indonesia nomor urut 02, Prabowo Subianto mendapatkan banyak kritikan dari netizen. Pasalnya, Prabowo disebut menghentikan orasi kampanyenya saat azan berkumandang. Namun, mantan Danjen Kopassus ini lantas minum kopi pada saat menghadiri kampanye terbuka di Manado pada Minggu (24/3).
"Karena azan sudah berkumandang, saya hentikan dulu orasi. Kita harus menghormati panggilan beribadah," ujar Prabowo kala itu seperti dilansir CNN Indonesia pada Selasa (26/3). "Saya juga bisa beristirahat untuk minum kopi dulu."
Uh she up !!!!! Udah pada ngopi? Woy Ngopi ? Biar kaya @prabowo kalau azan Ngopi !!!!!!!#AzanBukanPanggilanNgopi@rdhs_tio@finallyvalen@TolakBigotRI@ulinyusron@qitmr@RizmaWidionopic.twitter.com/rWUAGS8Ik5
— Anggurman (@dumolidmurah) 27 Maret 2019
Sementara itu, menanggapi viralnya tindakan Prabowo tersebut, Fadli Zon memberikan komentar. Menurutnya, sikap Prabowo tersebut justru merupakan sebuah penghargaan.
Di sisi lain, saat menghadapi situasi yang sama, Calon Wakil Presiden Indonesia 01, Ma'ruf Amin juga menghentikan orasinya ketika azan. Namun, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia itu tak lantas melakukan kegiatan apapun.
"Azan. Tunggu dulu ya. Tunggu dulu sebentar. Azan dulu," ucap Ma'ruf Amin saat menghadiri harlah NU di Wonosobo pada Rabu (27/3). "Sabar dulu ya, tunggu sebentar, tidak lama."
Setelah azan selesai, Ma'ruf lantas melanjutkan pidatonya. Ia lantas menjelaskan alasan kenapa menghentikan pidatonya saat mendengar azan.
"Ya kalau azan, kita berhenti kalau pidato," jelas pasangan Joko Widodo dalam Pilpres 2019 ini. "Azan, kita suruh mendengarkan azan. Abis azan kita lanjut."
Kendati demikian, Ma'ruf tak menyatakan jika tindakannya tersebut terkait dengan sikap Prabowo. "Ya... dengarkanlah. Kalau lagi tanggung nggak apa-apa. Jadi setop dulu, dengarkan azan. Khusyuk karena itu kan panggilan. Kalau panggilan kita dengarkan. Karena lagi ada hajat, kita teruskan nanti setelah itu baru teruskan," pungkas Ma'ruf.
(wk/silm)