Seungri Bantah Kelola Burning Sun Ternyata Ikut Dirikan dan Investasi 2,8 Miliar
Instagram/seungriseyo
Selebriti

Yonhap News mengungkap detail manajemen Burning Sun, termasuk 3 investor utama.

WowKeren - Skandal Burning Sun terus menyedot perhatian publik Korea Selatan. Apalagi setelah presiden Moon Jae In secara langsung memerintahkan polisi untuk mengusut kasus narkoba hingga prostitusi di kelab malam ini. Kamis (28/3), Yonhap News mengungkap detail manajemen Burning Sun.

Menurut laporan, sebuah perusahaan bernama Jun Won Corporation, perwakilan Seungri, dan seorang pengusaha Taiwan yang dikenal sebagai Madam Lin berkumpul di lokasi yang dirahasiakan di Gangnam, Seoul sekitar Oktober dan November 2017. Mereka bertemu untuk menandatangani kontrak investasi awal untuk manajemen Burning Sun.

Jun Won Corporation adalah perusahaan yang mengelola Le Méridien Hotel, di mana Burning Sun berada. Dilaporkan bahwa Jun Won Corporation menginvestasikan sekitar 1,2 miliar Won (sekitar Rp 15 miliar), Madam Lin menginvestasikan 1 miliar won (sekitar Rp 12,5 miliar) dan Seungri menginvestasikan 225 juta Won (sekitar Rp 2,8 miliar).

Sebelumnya, Seungri merilis pernyataan bahwa ia tidak terlibat dalam peran mengoperasikan dan mengelola Burning Sun. Mantan member Big Bang itu juga berpendapat bahwa ia hanya bertugas mempromosikan klub secara publik dengan status selebritisnya.

"Kalian dapat berasumsi bahwa investasi tunai (untuk Burning Sun) berasal dari Jun Won Corporation dan Madam Lin. Yuri Holdings memperoleh saham tanpa benar-benar berinvestasi. Jun Won Corporation juga berinvestasi dalam membangun fasilitas Burning Sun," ujar seorang sumber.


Investasi ini terpisah dari pembagian saham yang sebelumnya dilaporkan. Menurut polisi, Jun Won Corporation adalah pemegang saham terbesar Burning Sun dengan 42 persen. Yuri Holdings dan Madam Lin masing-masing memegang 20 persen, CEO Burning Sun Lee Moon Ho memegang 10 persen, dan CEO lainnya Lee Sung Hyun memegang delapan persen.

Polisi sedang mencari kemungkinan Jun Won Corporation, Madam Lin, dan Seungri terlibat dalam manajemen aktual Burning Sun untuk mengambil investasi awal mereka. Selain itu, polisi sedang memeriksa aliran uang mencurigakan saat menganalisis catatan keuangan Burning Sun.

Polisi memperoleh catatan keuangan Burning Sun selama satu tahun dan telah memeriksa kemungkinan adanya berbagai kegiatan kriminal dalam manajemen umum kelab malam seperti penggelapan pajak. Menurut beberapa sumber, karyawan Burning Sun melaporkan penjualan setiap hari ke Hotel Le Méridien dan Jun Won Corporation setelah bekerja setiap hari.

"Kami sedang memeriksa untuk melihat apakah ada kecurigaan pelanggaran dan penggelapan pajak yang terjadi dalam proses pendistribusian keuntungan Burning Sun kepada para MD (promotor). Kami menanyai beberapa orang yang berhubungan dengan Burning Sun sebagai saksi," ungkap polisi.

Polisi mencurigai bahwa para MD, promotor yang mengundang tamu ke kelab malam dengan imbalan komisi, mungkin telah dimobilisasi untuk melakukan berbagai kegiatan kriminal Burning Sun. Kecurigaan termasuk penghindaran pajak dan pencucian uang dengan memberi MD uang untuk minuman melalui rekening bank pribadi mereka, setelah itu mereka akan mentransfer uang tersebut ke rekening bank perusahaan.

(wk/chus)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait