TKN Jokowi dan BPN Prabowo Sayangkan Video Viral Emak-Emak Pendukung Paslon 01-02 Saling Dorong
Nasional

BPN meminta agar publik tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal yang belum jelas kebenarannya.

WowKeren - Perbedaan pandangan dalam berpolitk tak seharusnya menjadi penyebab perpecahan di masyarakat. Sayangnya, masih ada saja orang-orang yang bertengkar hanya karena pilihan Paslon yang berbeda.

Seperti video yang belum lama ini viral di media Twitter yang memperlihatkan emak-emak saling adu mulut. Berdasarkan keterangan yang ada di video, peristiwa tersebut terjadi di Taman Suropati, Jakarta Pusat.

Dalam video itu, terlihat emak-emak yang merupakan pendukung Prabowo Subianto mengacungkan salam dua jari. Lalu seorang bu-ibu dari pendukung Joko Widodo alias Jokowi datang menghampirinya.

Ibu tersebut lalu berteriak, "Lu bilang gue kafir?" Ibu pendukung Prabowo pun langsung mendorong Ibu pendukung Jokowi. Keduanya pun terlibat cekcok. Untungnya, perdebatan antar keduanya segera dapat dipisahkan.


Video tersebut sangat disayangkan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin. Direktur Hukum dan Advokasi TKN Ade Irfan Pulungan menyoroti kata-kata kafir yang sempat dilontarkan oleh ibu-ibu dalam video. Ia tidak ingin jika pendukung menganggap Paslon mereka adalah yang paling sempurna.

"Ini sesuatu yang berbahaya dan harus kita hindarkan," kata Ade dilansir Detik, Jumat (29/3). "Kita tidak bisa menganggap Paslon kita paling sempurna hanya karena didukung kelompok tertentu."

Hal serupa juga disampaikan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno. Juru Bicara BPN Andre Rosiade meminta agar publik tidak mudah terprovokasi. Ia meminta agar para elite tidak memperkeruh suasana dengan memberikan komentar yang tidak perlu mengenai hal ini.

"Tentu kita mengimbau seluruh pihak untuk menurunkan tensi. Kita tidak usah, kami tidak tahu ya. Intinya melihat video itu kan ada gesekan di lapangan, kita nggak tahu apakah itu pendukung Pak Prabowo atau pendukung Pak Jokowi," terang Andre. "Yang pasti ini ada gesekan di antara masyarakat. Tentu harapan kita menjelang pemilu elite-elite saling menahan diri untuk berkomentar."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait