Ma'ruf Amin dan Erick Thohir Kompak Tanggapi Prabowo Soal Kandidat Menteri: Menang Saja Belum
Instagram/erickthohir
Nasional

Baik Ma'ruf maupun Ketua TKN menilai bahwa yang penting saat ini adalah berfokus untuk memenangkan Pilpres.

WowKeren - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam kampanyenya di Bandung pada Kamis (28/3), menyebutkan nama-nama calon menteri yang akan mengisi bangku pemerintahan jika dirinya menang Pilpres nanti. Hal itu dilakukan Prabowo agar masyarakat tidak salah pilih wakil rakyat.

Pernyataan Prabowo itu pun mendapat tanggapan dari calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. Ma'ruf menilai bahwa mengumumkan nama-nama calon menteri tak seharusnya dilakukan sekarang. Sebab, saat ini yang paling penting adalah bagaimana usaha untuk memenangkan Pilpres.

Hal itulah yang dilakukan olehnya dan Joko Widodo alias Jokowi. Ia dan Jokowi lebih memilih untuk fokus Pemilu daripada sibuk membicarakan nama menteri.

"Tapi kan tidak perlu dikeluarkan sekarang. Karena kami bekerja dulu," kata Ma'ruf melalui keterangan tertulis, Jumat (29/3). "Menang dulu lah. Menang saja belum, kok sudah dikeluarkan (kandidat menteri)?"

Meski demikian, ia memaklumi Prabowo. Sebab menurutnya, siapapun pasti ingin menang Pilpres. Berbeda dengan Prabowo, Ma'ruf lebih memilih untuk santai menunggu hasilnya.


"Namanya juga orang kepengin (menang Pilpres)," tutur Ma'ruf. "Ya kalau dia terpilih, begini, begini, begini. Tapi kalau kami sih tunggu saja (Pilpres selesai)."

Senada, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir menegaskan bahwa Pilpres adalah ajang untuk memilih pemimpin negara, bukan menteri. "Menang saja belum, pemilihan baru 17 April dan saya rasa kita pilih presiden, bukan menterinya," kata Erick di The Hall Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat (29/3).

Menurut Erick, nama-nama yang disebutkan oleh Prabowo untuk mengisi jabatan kementerian belum tentu memiliki kapasitas yang mencukupi. Oleh sebab itu, ia menyarankan agar Prabowo lebih berfokus untuk memenangkan Pilpres.

"Kalau menurut saya, kita fokus Pilpres," tutur Erick. "Namanya janji-janji menteri, ini menteri ini belum tentu kapasitas menteri mencukupi."

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tak ada yang salah dengan pernyataan Prabowo. "Ya suka-suka mereka, kan haknya dia nyebutkan, nggak ada yang salah," kata Luhut di Surabaya, Jumat (28/3).

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!