Mau Edukasi Masyarakat Soal Kebersihan, Stasiun MRT Justru Tak Sediakan Tong Sampah
Nasional

PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta tak menyediakan tempat sampah di dalam stasiun untuk memberikan edukasi mengenai kebersihan pada masyarakat. Kok bisa?

WowKeren - PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta tidak menyediakan tempat sampah di dalam stasiun. Hal ini justru dilakukan untuk memberikan edukasi mengenai kebersihan pada masyarakat. Kok bisa?

Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar, menjelaskan alasan pihaknya tak menyediakan tempat sampah. Menurut William, apabila disediakan tempat sampah, maka para penumpang cenderung akan makan di dalam stasiun.

"Ini kapan pun kita berperang lawan sampah. Kita pungut sendiri saja deh kalau ini. Masyarakat harus bisa diedukasi harus jaga kebersihan," jelas William di Stasiun MRT Jakarta Dukuh Atas, Jumat (29/3). "Kalau ada tempat sampah, orang akan cenderung untuk makan di dalam stasiun."

Meski demikian, PT MRT Jakarta sebenarnya masih menyediakan tempat sampah di stasiun. Namun hanya di beberapa tempat tertentu, yakni dalam toilet.

"Ada tempat sampah, tapi diletakkan di toilet, bukan di stasiun," jelas William. "Kami mengajak masyarakat untuk membudayakan jangan bawa sampah ke MRT."


William pun mengimbau kepada penumpang yang memiliki sampah untuk menyimpannya dan tidak dibuang di area stasiun. Lulusan University of New South Wales tersebut mengaku bahwa selama ini cara tersebut sudah berjalan dengan baik.

"Kalau punya sampah, masukkan dulu ke kantong atau tas. Keluar dari MRT dan stasiun baru cari tempat sampah," tutur William. "Sejauh ini proses edukasi berjalan baik dan sudah mulai kelihatan."

Tak hanya itu, PT MRT Jakarta juga memiliki cara lain untuk mengedukasi masyarakat tentang kebersihan. Salah satunya adalah melarang penumpang makan dan minum di stasiun maupun kereta MRT.

Meski demikian, para penumpang masih diperbolehkan makan di gerai ritel yang tersedia. Apabila ada penumpang yang ketahuan makan-minum di dalam kereta maupun area peron MRT, maka mereka akan diusir.

"Untuk nanti, kalau jelas kelihatan makan, kami persilakan untuk keluar dari kereta," jelas Division Head Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin. "Kami persilakan keluar dari stasiun."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait