Ma'ruf Amin Dihadang Pendukung Prabowo-Sandi, Ziarah di Pamekasan Terpaksa Batal
Nasional

Ma'ruf Amin saat itu tengah menuju lokasi haul yang dijadwalkan. Massa tampak ramai berdiri membawa poster bergambar Prabowo-Sandi.

WowKeren - Pada Senin (1/4) ini, Ma'ruf Amin melakukan kampanye terbuka di Pulau Madura. Cawapres nomor urut 01 tersebut berkampanye di depan ribuan pendukungnya di Lapangan Ahmad Yani, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Agenda Ma'ruf Amin yang direncanakan akan berlanjut untuk ziarah ke Makam Kiai Suhro terpaksa dibatalkan. Rombongan mobil Ma'ruf sempat dihadang oleh warga Pamekasan, Madura. Warga meneriakkan nama Prabowo Subianto.

"Prabowo! Prabowo! Prabowo! Prabowo!" teriak massa yang mengenakan kaos berwajah Prabowo-Sandiaga, seperti dikutip dari Detik. Mereka juga menunjukkan salam dua jari khas paslon tersebut ke arah rombongan Ma'ruf.

Ma'ruf Amin saat itu tengah menuju lokasi haul yang dijadwalkan. Massa tampak ramai berdiri membawa poster bergambar Prabowo-Sandi. Puluhan aparat kepolisian membuat formasi untuk memagari massa. Akhirnya, Ma'ruf sempat memasuki salah satu rumah panitia haul.


Tak lama setelah itu, rombongan Ma'ruf meninggalkan lokasi tersebut. Rupanya, Ma'ruf mengurungkan niatnya untuk mengunjungi Kiai Suhro agar tidak terjadi bentrok.

Saat ini, Ma'ruf amin beristirahat di Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Lombok Nusa Tenggara Barat. Ia dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda.

Di sisi lain, Ma'ruf Amin berpesan agar tidak mudah terpengaruh dengan pihak yang selalu mengundang keresahan masyarakat saat berkampanye di Madura. Hal tersebut menanggapi kabar bohong yang mengatakan dirinya dilarikan ke rumah sakit.

"Saya aja dibilang Ma'ruf Amin ada di rumah sakit," ujarnya. "Bohong apa tidak? Wong saya ada di Sumenep, lagi semangat kok sakit. Itu berita bohong."

Selain itu, Ma'ruf juga menyinggung terkait hoaks yang mengatakan bahwa Jokowi akan melarang adanya azan dan melegalkan zina jika kembali menjadi presiden. Namun, ia yakin bahwa warga di Sumenep tidak akan termakan oleh isu tidak berdasar.

(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!