Jubir FPI menjelaskan tudingan adu domba yang dilakukan Yusril dengan mengungkap percakapan WhatsApp dirinya dengan Habib Rizieq. Dalam percakapan itu, Rizieq disebut meragukan keislaman Prabowo.
- Silmi Amalia Fidareni
- Kamis, 04 April 2019 - 12:44 WIB
WowKeren - Nama Habib Rizieq Shihab kembali menjadi perbincangan hangat di Tanah Air. Pentolan Front Pembela Islam (FPI) yang ada di Arab Saudi tersebut mengaku mendapat info soal adanya ancaman staf KBRI. Menteri Luar Negeri dikatakan Rizieq mengancam staf KBRI untuk memenangkan Joko Widodo.
Bukan cuma perkara itu, Rizieq juga ramai dibahas lantaran berkonflik dengan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra. Yusril baru-baru ini membagikan bukti percakapan Rizieq yang meragukan keislaman Prabowo Subianto.
Sementara itu, Juru Bicara FPI, Munarman, menganggap Yusril seolah tengah mengadu domba. Hal itu disebut Munarman lantaran Yusril tak berhasil mendapatkan jaminan dari Prabowo untuk memenangkan partainya.
"Posisi Yusril saat ini adalah pendukung paslon 01, dan sayangnya yusril menggunakan cara-cara adu domba dan hasut dalam mencapai tujuan tersebut," terang Munarman dilansir Detik pada Kamis (4/4). "Dan perlu diketahui, Yusril pindah menjadi pendukung 01, karena dia tidak berhasil meminta jaminan kepada paslon 02 untuk memenangkan partainya melalui parliamentary threshold."
Tak hanya alasan itu, Munarman juga menyatakan jika Yusril bohong soal bisa menghubungi Rizieq setiap saat. Menurut Munarman, percakapan Yusril dan Rizieq dilakukan melalui orang ketiga.
"Dalam video wawancara jelas Yusril menyatakan bahwa dia bisa telepon-teleponan setiap saat dengan Habib. Fakta bahwa telepon tersebut adalah melalui pihak ketiga dan bukan dalam kontek pencapresan," sambung Munarman. "Dalam hal ini Yusril berbohong dan sengaja missleading informasi, seolah dia bisa setiap saat telpon telponan dengan Habib."
Sebelumnya, Yusril memberikan bukti dan menyebut Habib Rizieq sebagai pihak yang berbohong. Pada saat itu, Habib Rizieq membantah pernyataan Yusril yang menyebutkan jika Rizieq pernah meragukan keislaman Prabowo Subianto.
"Itu tulisan Rizieq sendiri dalam WA yang jejak digitalnya bisa dijadikan bukti yang sangat sulit dibantah," tulis Yusril dalam unggahannya. "Pembicaraan telepon Yusril dan Rizieq tidak ada rekamannya, tetapi komunikasi via WA di atas telah cukup menunjukkan bahwa Habib Rizieq yang menuding Yusril berbohong, ternyata dirinya adalah Si Raja Bohong yang sesungguhnya."
(wk/silm)