PSI Optimis Meski Terancam Gagal Masuk DPR, Yakin Ada Peluang Hasil Survei Salah
Instagram/tsamaradki
Nasional

Berdasarkan hasil survei Charta Politika, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merupakan salah satu parpol yang diprediksi tak lolos ke parlemen. Ketua DPP PSI, Tsamara Amany, pun menanggapi.

WowKeren - Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sudah di depan mata. Dalam pesta demokrasi terbesar itu, rakyat dapat memilih sendiri siapa yang akan menjadi wakil dan pemimpin dalam roda pemerintahan Indonesia.

Beberapa lembaga survei pun telah mengeluarkan hasil prediksi mereka, terkait dengan Capres-Cawapres maupun partai politik. Berdasarkan hasil survei Charta Politika, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merupakan salah satu parpol yang diprediksi tak lolos ke parlemen.

Meski demikian, PSI masih optimis mereka akan dapat memasuki DPR RI. Pasalnya, mereka melihat masih ada peluang margin of error.

"Charta juga katakan 2 parpol berpeluang lolos parlemen, salah satunya PSI," tutur Ketua DPP PSI, Tsamara Amany, Kamis (4/4). "Jadi bisa saja dengan menghitung margin of error, kami akan masuk ke DPR dengan angka 4 persen. Kami tetap optimis karena berbagai lembaga survei tunjukkan survei kami terus membaik."


Tak hanya itu, Tsamara juga menjelaskan bahwa banyak parpol yang diprediksi tak lolos parliamentary threshold, namun akhirnya lolos juga. Menurut Tsamara, PSI akan terus bekerja keras dan gencar melakukan kampanye door to door hingga Pemilu digelar.

"Di sisa waktu ini, kami akan terus kerja keras menyapa masyarakat dan door to door campaign. Efektif karena membangun bonding dengan pemilih," jelas Tsamara. "Kami akan terus kerja keras sampai 17 April."

Di sisi lain, PSI sempat menjadi bahan perbincangan usai mempersembahkan "Gabut Award" kepada DPR RI. "Penghargaan" tersebut diberikan lantaran PSI menilai kinerja DPR RI selama lima tahun terakhir ini terus memburuk.

Penghargaan dari PSI tersebut juga telah ditanggapi oleh Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. Menurut Fahri, partai pimpinan Grace Natalie tersebut tidak tahu apa-apa tentang kerja lembaga legislatif.

"Bagusnya terpilih dulu, biar ada anggotanya nanti di sini. Baru nanti berjuang. Sekarang belum paham apa-apa," tutur Fahri di gedung DPR Senayan, Senin (1/4). "Dugaan saya mereka ingin belokin. Karena survei belum ada, jadi pengin agak punya. saya tahu akal-akalannya. Tapi ya sudahlah. Ya makanya masuk DPR dulu. Insya Allah bisa masuk."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait