Black Pink Disebut Sukses Berkat Musik, BTS Gara-Gara Medsos
Official
Selebriti

Sebuah artikel yang dirilis Sports Chosun menjadi topik perbincangan di sejumlah komunitas online lantaran membandingkan strategi kesuksesan BTS dan Black Pink.

WowKeren - Popularitas Bangtan Boys (BTS) secara global tidak perlu diragukan lagi. RM (Rap Monster) dan kawan-kawan itu telah menorehkan sejumlah prestasi untuk pertama kalinya di kancah internasional sebagai grup K-Pop. Kini, Black Pink mulai menyusul kesuksesan BTS.

Sebuah artikel dirilis Sports Chosun membandingkan strategi kesuksesan BTS dan Black Pink. Artikel tersebut baru-baru ini menjadi topik perbincangan di sejumlah komunitas online.

Artikel dimulai dengan menjelaskan bahwa masuk Billboard World Album Chart bukan hal yang mudah. Hanya artis papan atas seperti BTS, Black Pink, Tae Yeon, SHINee dan BTOB yang sanggup merangsek ke peringkat atas.

Reporter Jeong Jun Hwa selaku jurnalis kemudian menjelaskan bahwa Billboard 200 dan Billboard Hot 100 dipandang lebih bergengsi karena menggabungkan data seperti penjualan album fisik, streaming digital, pemutaran di radio dan banyak lagi.

Jurnalis menunjukkan bahwa catatan BTS dengan "Love Yourself: Tear" di peringkat pertama Billboard 200 dan "Fake Love" di peringkat ke-10 Hot 100 serta album Black Pink "Square UP" di peringkat ke-40 Billboard 200 dan "Ddu-Du Ddu-Du" di peringkat ke-55 Hot 100 adalah prestasi besar. Namun bagian yang menuai kontroversi adalah pembahasan soal strategi.


Jurnalis artikel yakin bahwa BTS menggunakan media sosial untuk berbagi kehidupan dan opini pribadi mereka, sehingga audiens dapat merasa lebih dekat dan akrab dengan mereka. Akibatnya, ini memotivasi penggemar untuk mendukung mereka lebih intens.

"Meski begitu, album mereka dipenuhi dengan pesan-pesan sosial yang mewakili teman-teman mereka dan dibuat sembari tumbuh dewasa bersama yang menyebabkan penggemar mereka mengekspresikan cinta dan dukungan mereka dengan cara yang kuat, penggunaan media sosial sebagai bentuk utama media mereka adalah faktor penting," tulis reporter Jeong Jun Hwa.

Sebaliknya, YG Entertainment disebut pantang mengikuti tren terlalu menggunakan media sosial untuk promosi. "Alih-alih komunikasi dan promosi, gaya (YG Entertainment) untuk fokus pada konten, melalui pilihan dan fokus yang tajam, mereka mampu membuat konten berkualitas tinggi," tambahnya.

Artikel mengklaim ada banyak "poin untuk dikagumi" dari YG Entertainment. Misalnya dengan memperlebar jarak antara comeback dan mengurangi kontak antara artis dan penggemar.

"Meski para penggemar mungkin berpikir itu memalukan, fakta bahwa mereka dapat menyajikan konten yang lebih lengkap dan hampir sempurna adalah baik untuk artis. Orang dapat melihat bahwa filosofi mendukung artis untuk membuat (musik) yang baik di lingkungan yang lebih baik daripada berfokus pada menghasilkan pendapatan adalah strategi yang lebih disukai," tulisnya.

Banyak yang yakin bahwa artikel tersebut menunjukkan bahwa Black Pink memperoleh kesuksesan di tangga lagu Billboard melalui musik berkualitas tinggi dengan proses lama. Sedangkan BTS memperoleh kesuksesan melalui komunikasi dengan penggemar di media sosial untuk mendorong lagu-lagu mereka masuk tangga lagu.

(wk/chus)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait