Putri Amien Rais Sindir Tak Percaya Tuhan, KPU: Alhamdullilah Masih Salat 5 Waktu
Instagram/hanumrais
Nasional

Lewat akun Twitter pribadinya, putri Amien Rais, yakni Hanum Rais, mencuitkan tentang KPU yang sudah tak percaya pada Tuhan karena terus melakukan kecurangan.

WowKeren - Putri Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Hanum Rais, sempat mengungkapkan kekesalannya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) di media sosial. Lewat akun Twitter pribadinya, Hanum mencuitkan tentang KPU yang sudah tak percaya pada Tuhan karena terus melakukan kecurangan.

"KPU dan seluruh isinya sudah tak percaya Tuhan. Tak percaya lg suara rakyat adlh suara Tuhan," cuit Hanum pada Senin (22/4). "Dgn enteng para pencurang terus bergembira melakukan kecurangan,meyakini bhw azab hanya angan2 org beriman. Meyakini mereka hanya bisa berucap tak memiliki daya untk bertindak."


Hanum Rais

Twitter

Ungkapan tersebut merupakan respon Hanum atas berita ketidaksesuaian data suara yang terjadi di tempat pemungutan suara (TPS) Depok. 148 suara bagi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya ditulis 3 suara di TPS tersebut.

Menanggapi sindiran tersebut, KPU lantas buka suara. Menurut anggota KPU RI, Ilham Saputra, seluruh personel lembaganya menyerahkan penilaian tersebut kepada Tuhan.

"Alhamdullilah kami tujuh komisioner KPU masih salat 5 waktu," ujar Ilham dilansir Suara.com pada Rabu (24/4). "Biar Allah SWT yang menilai. Begitu ya."

Tak hanya itu, Ilham meminta agar Hanum melaporkan kecurangan Pemilu yang ditemukannya kepada lembaga yang berwenang, yakni Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hal ini tentunya sudah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

"Laporkan ke Bawaslu," tegas Ilham. "Sudah ada kanalnya sesuai peraturan perundang-undangan."

Di sisi lain, memang ada temuan salah input data jumlah suara, baik paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, maupun paslon 02 Prabowo-Sandi. KPU Depok memang telah salah memasukkan data akibat kesalahan penginput.

Kesalahan data ini viral usai dibagikan Muhammad Haswan M Evandirita ke Twitter. Berdasarkan data lapangan yang sebenarnya, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 63 suara, sedangkan Prabowo-Sandi mendapat 148 suara.

Namun hasil yang berbeda justru muncul di laman KPU. Jokowi-Ma'ruf tertulis mendapat 211 suara, sementara Prabowo-Sandi hanya mendapat 3 suara.

You can share this post!

Related Posts
Loading...