Tanggapi Pernyataan Mahfud MD, BPN Prabowo Ungkap Alasan Warga Sumbar Ogah Pilih Jokowi
Instagram/mohmahfudmd
Nasional

Sebelumnya, Mahfud menyebut bahwa Prabowo-Sandi menang di daerah-daerah yang memiliki sejarah garis keras terkait hal agama, salah satunya Sumatera Barat. Jubir BPN, Andre Rosiade, pun buka suara.

WowKeren - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, sempat membuat pernyataan yang kontroversial terkait dengan paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mahfud menyebut bahwa Prabowo-Sandi menang di daerah-daerah yang memiliki sejarah garis keras terkait hal agama, seperti Jawa Barat, Aceh, Sulawesi Selatan, hingga Sumatera Barat (Sumbar).

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, lantas angkat bicara. Lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Andre menjelaskan mengapa warga Sumbar, yakni orang Minang tak mau memilih sang petahana.

Diketahui, hingga Senin (29/4), Prabowo-Sandi memang menang telak dari Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Provinsi Sumbar. Jokowi-Ma'ruf hanya memperoleh 308.506 suara, sementara Prabowo-Sandi sukses meraup 1.912.424 suara.

Andre yang merupakan warga asli Sumbar menjelaskan bahwa orang Minang memang merupakan umat Islam yang taat, namun bukan merupakan golongan "garis keras". Ia pun mengaku bahwa orang Minang memiliki toleransi yang tinggi dalam kehidupan antar umat beragama.


"Untuk Prof @mohmahfudmd yg saya hormati. Saya lahir, besar, bahkan Daerah Pemilihan saya adalah Sumbar. Saya dari SD sp SMP sekolah di Sekolah Khatolik di Kota Padang," tulis Andre dalam cuitannya pada Sabtu (27/4). "Kami orang Minang memang Alhamdulillah adalah penganut Islam yg taat, tapi kami bukan lah garis keras dan Radikal Prof @mohmahfudmd . Kami adalah umat Islam yg Rahmatallil Alamin. Kami orang Minang sangat toleran dalam kehidupan beragama. Semua hidup rukun berdampingan."

Menurut Andre, alasan masyarakat Minang tak memilih Jokowi-Ma'ruf dalam Pemilu 2019 adalah ekonomi. Pasalnya, selama masa pemerintahan Jokowi, kondisi ekonomi di Sumbar dinilai masih buruk.

"Alasan masyarakat Minang tidak memilih pak @jokowi adalah ekonomi. Karena kehidupan ekonomi yg sulit, cari pekerjaan susah, harga sembako di pasar tidak terjangkau, listrik mahal, pupuk mahal, dll," jelas Andre. "Mudah2 an Prof @mohmahfudmd paham penjelasan saya ini. Salam hormat."

Andre Rosiade

Twitter

Di sisi lain, pernyataan Mahfud juga sudah ditanggapi oleh anggota DPR asal Aceh, Muhammad Nasir Djamil. Djamil menyayangkan pernyataan Mahfud yang secara tak langsung menyebut rakyat Aceh sebagai penganut Islam garis keras.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait