Terciduk Jalan-Jalan Bareng Istri, Setya Novanto Rupanya Melarikan Diri dari RS
Twitter/sn_setyanovanto
Nasional

Petugas kemudian melakukan pengecekan setelah sampai di lantai 3, namun ternyata Novanto tidak berada di lokasi. Novanto diketahui meninggalkan RS. Petugas kemudian melaporkan kepada Kalapas, Kadiv, dan Kakanwil.

WowKeren - Napi kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto kembali berulah. Ia kedapatan pelesiran ke toko bangunan mewah di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Foto-foto Novanto beredar di sosial media dan ramai diperbincangkan.

Menanggapi hal tersebut Direktur Pembinaan Napi dan Latihan Kerja Produksi Ditjen Pas Kemenkumham, Yunaedi membantah Novanto melakukan pelesiran. Menurutnya, Novanto sedang dirawat di rumah sakit dan pergi meninggalkan RS tanpa seizin petugas yang mengawal.


"Saya coba untuk klarifikasi. Jadi bukan pelesiran," katanya, Senin (17/6). "Beliau itu dirawat di RS dan meninggalkan RS tanpa sepengetahuan petugas yang mengawal."

Yunaedi juga menjelaskan bahwa Novanto mengeluhkan menderita sakit pada Senin (10/6). Ia kemudian diperiksa dokter dan kemudian dilaksanakan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sesuai prosedur.

"Untuk napi yang berobat di RS itu dilakukan sidang TPP ditambah ada rekomendasi dokter yang memeriksa awal," lanjutnya.

Berdasarkan hasil sidang TPP, Novanto direkomendasikan untuk dirawat di RS Sentosa. Ketua Lapas Sukamiskin pun mengeluarkan surat perintah untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan di RS Sentosa.

Sesampainya di RS ditangani oleh dokter dibawa ke IGD. Kemudian hasil pemeriksaan dokter menetapkan Novanto harus dirawat inap. Proses rawat inap kepada Novanto dilakukan dengan pengawalan melekat. Pengawalan terdiri dari petugas Lapas dua orang dan satu orang dari unsur kepolisian.

"Pada hari Jumatnya saja, beliau dirawat dilantai 8 kamar 851, pamit kepada pengawal untuk menyelesaikan pembayaran administrasi biaya perawatan RS di lantai 3," tutur Yunaedi. "Beliau ada di kursi roda, didampingi oleh keluarganya."

Petugas kemudian melakukan pengecekan setelah sampai di lantai 3, namun ternyata Novanto tidak berada di lokasi. Novanto diketahui meninggalkan RS. Petugas kemudian melaporkan kepada Kalapas, Kadiv, dan Kakanwil.

"Ternyata pada pukul 17.43, Pak Setnov kembali ke RS Sentosa," lanjutnya. "Atas kembalinya beliau itu dilaporkan kembali oleh pengawal."

"Kemudian Pak Setnov dilakukan pemeriksaan, diambil suatu tindakan tegas oleh Kanwil, dipindahkan ke Gunung Sindur," katanya. "Petugasnya dilakukan oleh pemeriksaan oleh tim, adanya kelalaian itu ada dimana. Ya nanti akan mendapatkan sanksinya."

Seperti diketahui, Setya Novanto langsung dipindahkan dari Lapas Sukamiskin ke Lapas Gunung Sindur. "Tindakan yang sudah pertama saya ambil itu memindahkan dia malam ini," ungkap Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat, Liberty Sitinjak, Jumat (14/6).

Setibanya di Lapas Gunung Sindur, Setnov langsung ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) khusus narapidana teroris. "Yang Rutan itu khusus teroris. Kalau yang Lapas kan umum, ada terorisnya, ada narkobanya, ada tipikornya," jelas Kepala Lapas Kelas III Gunung Sindur, Sopiana, dilansir Antara pada Sabtu (15/6).

You can share this post!

Related Posts