Mulanya Lokasi Angker, Bangunan Bata Kuno Diduga Struktur Candi dan Arca Ditemukan di Kediri
Twitter/RadioElshinta
Nasional

Sebelumnya struktur bangunan candi tersebut tertutup oleh gundukan tanah. Gundukan tersebut dianggap angker oleh warga lantaran sering terdengar bunyi alat musik Gong sehingga disebut dengan Puthuk Gong.

WowKeren - Warga Kabupaten Kediri menemukan sebuah candi berstruktur bata kuno. Dugaan candi tersebut menguat setelah warga melihat deretan bata kuno di sebuah lahan sawah milik Peni Muafatin, di Dusun Bumirejo, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.

Temuan tersebut kemudian oleh warga dilaporkan kepada pihak perangkat Dusun Bumirejo dan Dinas Kepurbakalan BPCB Jawa Timur serta Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri. Menurut warga, ukuran dugaan bangunan candi itu diperkirakan mencapai panjang sekitar 10 meter dengan adanya struktur menyerupai kali (sungai) dengan lebar 8 meter.

Sebelumnya struktur bangunan candi tersebut tertutup oleh gundukan tanah. Gundukan tersebut dianggap angker oleh warga lantaran sering terdengar bunyi alat musik Gong sehingga disebut dengan Puthuk Gong.

"Warga sini menganggap lokasi penemuan bangunan seperti candi ini angker dan wingit," ujar pemilik lahan, Senin (17/6), seperti yang dilansir dari Detik. "Bahkan sering mendengar alat musik Gong, sehingga masyarakat sini sering menyebut dengan Puthuk Gong."


Setelah dilakukan pengecekan sekaligus pembuktian penggalian terhadap gundukan tahan Puthok Gong oleh warga dan dinas Pariwisata Kabupaten Kediri, terdapat bukti fisik candi berupa empat sudut dan diduga menghadap ke timur. Struktur tersebut saat ini sudah dapat dilihat dan masih tertata rapi, meski sebagiannya telah rusak.

Selain struktur candi, terdapat pula sebuah batu andesit menyerupai Lingga. Warga setempat menyebutnya menyerupai alat musik kendang gamelan. Sebelumnya, warga juga menemukan arca Ganesha.

Pemkab Kediri sendiri berharap warga ikut menjaga penemuan tersebut. Bagi Pemkab Kediri, penemuan candi atau arca di wilayahnya, menunjukkan kekayaan warisan budaya dan sejarah.

"Temuan candi maupun arca di wilayah Kabupaten Kediri menunjukkan kekayaan warisan budaya dan sejarah yang ada di Kabupaten Kediri, oleh karena itu harus dijaga oleh semua elemen masyarakat," ujarnya. Pemkab tengah berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur terkait penemuan tersebut.

Di sisi lain, sebuah situs purbakala yang kini diberi nama Situs Sekaran ditemukan pada jalur pembangunan proyek jalan tol Malang, tepatnya di daerah Sekarpuro, Pakis. Situs tersebut direncanakan menjadi destinasi wisata purbakala.

(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait