Rangkap Jabatan Hingga Terancam Denda Rp 25 M, Bos Garuda Bakal Dicopot Dari Komisaris Sriwijaya
Nasional

I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra alias Ari Ashkara diketahui menduduki kursi Direktur Utama PT Garuda Indonesia sekaligus menjabat sebagai Komisaris Utama PT Sriwijaya Air.

WowKeren - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk lagi-lagi mendapat masalah. Direktur Utama PT Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra alias Ari Ashkara, terancam denda Rp 5 miliar hingga Rp 25 miliar dalam kasus rangkap jabatan. Ari diketahui menduduki kursi Dirut Garuda Indonesia sekaligus menjabat sebagai Komisaris Utama PT Sriwijaya Air.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah memanggil Ari untuk pemeriksaan. Menanggapi pemeriksaan KPPU, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun bakal mencopot Ari dari posisinya sebagai Komisaris Sriwijaya.

"Kami hormati keputusan KPPU untuk rangkap jabatan," terang Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo, di kantor Kemenko Bidang Perekonomian pada Senin (1/7). "Untuk yang Pak Ari Askhara di Sriwijaya kita ganti. Kan beliau merangkap komisaris utama di Sriwijaya."

Meski demikian, Gatot menjelaskan bahwa rangkap jabatan sebenarnya diperbolehkan dalam hal penugasan dari pemerintah. Namun, ia mengaku bahwa Kementerian BUMN akan tetap mengikuti putusan KPPU.


"Di dalam penugasan dibolehkan," ungkap Gatot. "Tapi seandainya itu dianggap berpengaruh pada persaingan usaha itu kita ganti."

Sementara itu, Gatot sendiri belum bisa memastikan siapa yang akan menggantikan posisi Ari di Sriwijaya. Namun, Ari disebutnya tetap akan menjabat sebagai Dirut Garuda Indonesia. "Kalau kata Bu Rini (Menteri BUMN Rini Soemarno), kita diminta menghormati putusan apapun yang dilakukan oleh KPPU," tegas Gatot.

Di sisi lain, pengelolaan finansial dan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air memang telah diambil alih oleh Garuda Indonesia melalui anak usahanya, PT Citilink Indonesia pada November 2018 lalu. Posisi Ari sebagai Komisaris Utama Sriwijaya Air merupakan konsekuensi dari pengambilalihan berskema kerja sama operasi tersebut.

Namun, rangkap jabatan Ari dinilai Komisioner KPPU, Dinnie Melanie, mempengaruhi iklim persaingan usaha di industri penerbangan. Apabila terbukti, Ari melanggar UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat terkait rangkap jabatannya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts