Relawan Prabowo Ricuh Soal Kemenangan Jokowi, Gerindra Nilai Wajar
Instagram/indonesiaadilmakmur
Nasional

Ketua DPP Gerindra, Sodik Mudjahid, menilai hal tersebut wajar lantaran masih ada perbedaan pendapat di kalangan relawan soal putusan MK yang menolak gugatan Prabowo dan memenangkan Jokowi.

WowKeren - Sekelompok relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar diskusi dan pernyataan sikap terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (2/7) di D Hotel, Jakarta Selatan. Sayangnya, acara kelompok yang mengatasnamakan "Koalisi Relawan dan Pendukung Prabowo-Sandi" tersebut justru berakhir ricuh lantaran ada perbedaan sikap antar relawan.

Menanggapi hal ini, Partai Gerindra pun buka suara. Ketua DPP Gerindra, Sodik Mudjahid, menilai hal tersebut wajar lantaran masih ada perbedaan pendapat di kalangan relawan soal putusan MK yang memenangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Sangat wajar masih ada perbedaan pendapat diantara para pendukung PSSU (Prabowo Subianto-Sandiaga Uno) tentang hal seperti putusan MK dan tentang koalisi," ungkap Sodik dilansir detikcom, Selasa (2/7). "Kami percaya bahwa dengan perjalanan waktu, para pendukung akan semakin paham tentang sikap tersebut dan kembali solid."

Sementara itu, kericuhan tersebut dipicu oleh adanya 2 kubu di tubuh "Koalisi Relawan dan Pendukung Prabowo-Sandi". Ada kubu yang menerima putusan MK, dan ada pula yang masih menolaknya. Terkait dengan sikap Gerindra terhadap putusan MK tersebut, Sodik menyebut Prabowo telah menyatakan sikapnya.


"Lho, kok masih bertanya? Masa enggak tahu? Pak Prabowo dan Sandi setelah keputusan MK melalukan konpers (konferensi pers)," terang Sodik. "Dan membuat pernyataan menghormati keputusan MK."

Oleh sebab itu, ia yakin bahwa pendukung Prabowo-Sandi pada akhirnya akan kembali solid. Sodik lantas mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pendukung dan relawan 02. "Kami sekali lagi sampaikan terima kasih kepada seluruh relawan pendukung PSSU atas dukungannya selama ini," tutur Sodik.

Sebelumnya, pernyataan sikap yang menghormati putusan MK dibacakan dalam kegiatan para relawan tersebut. Pernyataan itu juga menerima dan menanti pelantikan Jokowi-Ma'ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

"Kami menganggap pesta demokrasi tahun 2019 ini telah selesai dengan adanya keputusan MK ini," tutur relawan yang membacakan pernyataan sikap tersebut. "Seluruh rakyat Indonesia tinggal menunggu pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin sebagaimana KPU pun telah menetapkannya."

Namun, pernyataan sikap tersebut diprotes oleh sejumlah peserta yang hadir. Mereka menilai pernyataan tersebut bukanlah sikap relawan Prabowo-Sandi. "Itu bukan sikap relawan. Tolak! Tolak!" teriak sebagian peserta.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait