Wabah Merambah ke Trenggalek, Dinkes Jatim Targetkan Penularan Hepatitis A Berhenti 2 Minggu Lagi
Nasional

Selain di Pacitan, wabah penyakit hepatitis A dengan karakter yang sama juga ditemukan di Trenggalek, yang mana lokasi kabupaten ini berdekatan dengan Pacitan.

WowKeren - Wabah hepatitis A yang menjangkiti ratusan warga di Pacitan, Jawa Timur, telah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Pemkab setempat. Kepala Dinkes Jatim Kohar Heri Santoso mengakui bahwa penyebaran wabah penyakit itu di Pacitan memang terbilang tinggi.

"Hepatitis A di Kabupaten Pacitan memang melonjak cukup tinggi," kata Kohar di kantor Dinkes Jatim, Surabaya, Rabu (3/7). "Dan memenuhi kriteria untuk KLB sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan 1501 tahun 2010."

Ternyata bukan hanya Pacitan saja yang terkena dampak wabah tersebut. Penularan hepatitis A juga ditemukan di Trenggalek, meski jumlahnya tidak sebanyak yang ada di Pacitan. Trenggalek merupakan kabupaten yang lokasinya berdekatan dengan Pacitan.


"Sedangkan di Trenggalek kemarin kami sudah lihat ke sana kalau secara kesatuan epidemiologinya itu karakternya sama karena daerahnya yang berdekatan," jelas Kohar. "Kemudian masyarakat juga berinteraksi, kemudian juga waktunya juga bersamaan. Tapi jumlahnya sebenarnya tidak melonjak seperti yang di Pacitan."

Penularan wabah ini telah menjadi masalah yang cukup serius. Kohar mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya untuk menekan penyebaran wabah penyakit yang menyerang organ hati tersebut.

"Upaya kita yang sudah kita lakukan adalah menata laksana dari pasien supaya tertangani dengan baik," tutur Kohar. "Dan juga tidak sampai lebih parah. Dan yang pertama tidak menjadi pencemar bagi yang lain."

Upaya yang dilakukan, dikatakan Kohar, mulai terlihat membuahkan hasil. Hal itu terbukti dengan mulai menurunnya jumlah penularan. "Alhamdulillah perkembangannya positif dalam beberapa hari yang lalu. Jumlah yang sakit masih bertambah dengan banyak sekarang 3 hari terakhir sudah melandai. Insya Allah dalam kurun 1 atau 2 minggu ke depan sudah teratasi penularannya," pungkas Kohar.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait