Dalam video itu, tampak seorang pria yang memamerkan kondisi kabin pesawat yang kosong. Video itu dilengkapi narasi 'Pesawat Citilink dari Bandara Kertajati Jawa Barat menuju Surabaya, hanya angkut 1 orang'.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 04 Juli 2019 - 11:22 WIB
WowKeren - Seluruh penerbangan domestik dengan pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, telah dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati per 1 Juli 2019 lalu. Salah satu maskapai yang resmi memindahkan beberapa rute penerbangannya ke Bandara Kertajati adalah Citilink Indonesia.
Rute yang dipindahkan oleh Citilink ke Bandara Kertajati adalah yang menggunakan pesawat Airbus A320. Penerbangan ini menuju ke Surabaya, Denpasar, Medan, Palembang dan Pekanbaru.
Namun, beredar kabar bahwa ada penerbangan maskapai Citilink dari Bandara Kertajati menuju Surabaya yang hanya ditumpangi 1 orang saja. Kabar ini berawal dari sebuah video yang viral di media sosial.
Dalam video tersebut, tampak seorang pria yang memamerkan kondisi kabin yang kosong. Ia juga mengarahkan kamera ke luar jendela dan memperlihatkan sayap pesawat bertuliskan Citilink.
Video tersebut dilengkapi dengan narasi "Pesawat Citilink dari Bandara Kertajati Jawa Barat menuju Surabaya, hanya angkut 1 orang". Salah satu warganet yang turut membagikan video tersebut adalah akun Facebook atas nama Linda Mardalina. Linda membagikan video tersebut pada Selasa (2/7).
Menanggapi kabar tersebut, pihak manajemen Bandara Kertajati langsung memberikan bantahan. Airport Operation and Performance Group Head PT BIJB, Agus Sugeng Widodo, menegaskan bahwa tidak ada penerbangan Citilink dengan rute Kertajati-Surabaya yang hanya mengangkut 1 penumpang.
"Jadi kami klarifikasi ya mas, jadi gini pertama tidak ada penerbangan yang hanya satu penumpang," ujar Agus dilansir detikFinance, pada Kamis (4/7). "Itu tidak ada."
Meski demikian, Agus mengakui bahwa pada 1 Juli ada penerbangan Citilink menuju Surabaya yang hanya ditumpangi sedikit penumpang. Namun, penumpang yang diangkut berjumlah 10 orang, bukan hanya 1.
"Cuma kemarin itu memang ada ke Surabaya penumpangnya hanya 10 orang, tapi ke sininya penuh diatas 50% saya sudah klarifikasi," ungkap Agus. "Ke sana sedikit, ke sini banyak. 10 orang tapi, bukan 1 orang."
Agus pun menjelaskan sepinya penumpang penerbangan Citilink ke Surabaya tersebut disebabkan oleh waktu pemasaran yang singkat. Bahkan, tadinya penerbangan tersebut hendak dibatalkan.
"Itu awalnya penerbangan di cancel tidak akan ada, tapi tiba-tiba dibuka lagi," jelas Agus. "Kalau kemarin 10 orang, itu karena pemasaran tiket cuma berapa hari karena penerbangan ini log off cukup lama, cuma kan kemarin karena dibuka lagi."
(wk/Bert)