Wacana Cukai Kantong Plastik Tuai Kecaman, Komisi XI: Menambah Beban UMKM
Nasional

Bila wacana ini diterapkan, maka setiap lembar kantong plastik akan dikenakan cukai Rp 200. Alhasil harga jual kantong per lembarnya bisa mencapai Rp 500.

WowKeren - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus berusaha mencari cara untuk meningkatkan pendapatan negara, baik melalui pemasukan berupa pajak maupun non-pajak. Salah satu wacana yang baru-baru ini disampaikan adalah usulan untuk mengadakan cukai kantong plastik.

Dalam wacana ini, pemerintah mengusulkan tarif cukai kantong plastik sebesar Rp 30 ribu per kilogram dan Rp 200 per lembar. Apabila rencana ini diterapkan, maka harga jual kantong plastik per lembar bisa mencapai Rp 500 per lembar.

Wacana ini pun menuai komentar dari banyak pihak. Namun mayoritas pihak menolak wacana ini, seperti yang disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Heri Gunawan.

Dilansir dari infografis yang diunggah oleh Partai Gerindra di akun Twitter resminya, @Gerindra, Heri meminta pemerintah untuk mengkaji kembali wacana tersebut. Pasalnya penerapan cukai untuk kantong plastik dinilai menambah beban rakyat, terutama untuk pelaku UMKM.


"Anggota Fraksi DPR RI Gerindra Komisi XI, Heri Gunawan, meminta pemerintah untuk mengkaji kembali wacana tersebut," tulis @Gerindra pada Rabu (3/7) malam. "Jangan sampai kebijakan tersebut malah menambah beban rakyat, terutama para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah."

"Pemerintah harus mempertimbangkan dan memastikan kebijakan cukai yang dirancang tidak membebani industri usaha mikro, kecil dan menengah," imbuh Heri melalui keterangan tertulisnya yang dilampirkan dalam cuitan tersebut. "Kami (Komisi XI DPR) belum dapat menyetujui usulan ini. Selanjutnya kami konsultasikan dengan Ditjen Bea dan Cukai untuk memperdalam isu tersebut."

Namun unggahan ini mendapat balasan yang beragam dari warganet. Beberapa di antaranya mengaku khawatir dengan kebijakan tersebut, sedangkan beberapa yang lain mendukung wacana tersebut demi meminimalisir sampah plastik.

"Beban rakyat, kena terus. Gak mikir beban kami tambah banyak," tulis @Melat***. "Politik dalam kantong plastik," imbuh @Zahrah40291***.

"Tapi saya setuju untuk minimasi penggunaan plastik! No plastik should be OK! (Tanpa plastik seharusnya tidak masalah)," cuit @lafaya***. "Memang seharusnya di stop pak, masalah setiap sudut laut udah banyak sampah. Kami mancing sering nyangkut sampah dari pada ikan," timpal @m_e***.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait