Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, buka suara soal isu partainya merapat ke pemerintahan Jokowi-Ma'ruf lewat video yang dibagikan ke Instagram pada Jumat (5/7).
- Bertilia Puteri
- Jumat, 05 Juli 2019 - 16:59 WIB
WowKeren - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, akhirnya angkat bicara soal isu partainya merapat ke pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Amien lantas menasihati para kader PAN agar tidak tergoda pada jabatan.
"Saudara-saudaraku para kader PAN se-Indonesia, para pemilih PAN dan simpatisan yang saya cintai dan saya hormati. Akhir-akhir ini banyak kontroversi apakah PAN sebaiknya bergabung dengan Pak Jokowi atau di luar," tutur Amien dalam video yang dibagikan ke akun Instagram pribadinya pada Jumat (5/7). "Nah, dengarkanlah nasihat saya. Jangan kita rabun ayam hanya karena satu kursi kemudian kita bergabung. Kemudian bagaimana pendapat opini yang sekian hampir sepuluh juta pemilih kita itu."
Tak hanya itu, Amien juga meminta para pengurus DPP PAN untuk tidak berbicara semaunya terkait masa depan partai. Ia menyebut sikap politik PAN bakal dibicarakan secara jantan.
"Tolong teman-teman DPP jangan mengumbar semau-maunya. Pemilih ini adalah grassroot dari ranting, cabang, tidak boleh dikesampingkan semacam itu," ujar Amien. "Jadi saudara-saudaraku, mari kita berpikir, nanti kita bicarakan secara kesatria, secara apa adanya."
Menanggapi imbauan Amien tersebut, Sekjen PAN Eddy Soeparno pun buka suara. Menurut Eddy, imbauan tersebut selayakanya mereka hormati dan dijadikan salah satu materi untuk menentukan langkah politik PAN.
Eddy lantas menjelaskan 3 opsi terkait posisi PAN dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf nantinya. Salah satunya adalah bergabung ke dalam pemerintahan sang petahana.
"Menjadi oposisi. Kedua, di tengah sebagai penyeimbang tapi tidak oposisi. Ketiga, bergabung dengan pemerintah tapi dengan syarat kita diajak," jelas Eddy. "Karena nggak mungkin kan tiba-tiba bilang mau gabung, padahal nggak diajak."
Menurut Eddy, ketiga opsi tersebut masih dikaji oleh pihak internal PAN. Keputusan kajian tersebut akan ditetapkan dalam rakernas PAN yang digelar selambat-lambatnya awal Agustus kelak.
"Segala sesuatu itu masih kita kaji," tutur Eddy. "Akan diputuskan melalui rakernas."
(wk/Bert)