Ketika ditanya mengenai keberadaan sang istri, Barbie Kumalasari, Galih tampak enggan menjawab. Namun, kuasa hukum Galih akhirnya membeberkan alasan Barbie tidak mendampingi suaminya.
- Neressa Prahastiwi
- Sabtu, 06 Juli 2019 - 08:35 WIB
WowKeren - Laporan Fairuz A. Rafiq kepada Galih Ginanjar pada 1 Juli lalu mengenai pernyataan "ikan asin" dalam konten "Mulut Sampah" milik Rey Utami telah diproses Polda Metro Jaya. Jumat (5/7), Galih dipanggil untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pencemaran nama baik atau fitnah yang dilakukan suami Barbie Kumalasari tersebut.
Galih tampak ditemani sang pengacara Rihat Hutabarat menjalani pemeriksaan sejak siang hari. Namun hingga berjam-jam dengan beberapa kali istirahat untuk salat, Barbie tak terlihat mendampingi sang suami. Galih pun memilih bungkam mengenai alasan ketidakhadiran Barbie.
Teka-teki ketidakhadiran Barbie yang biasa terlihat lengket dengan Galih diungkapkan Rihat. Awalnya, Rihat memuji keprofesionalan penyidik yang memproses sang klien dengan baik. Rihat menyebut Barbie tak dapat mendampingi Galih lantaran kelelahan setelah menyiapkan berbagai bukti untuk pemeriksaan hingga dini hari.
"Sangat profesional semua," ujar Rihat saat ditemui WowKeren di Polda Metro Jaya pada Jumat (5/7). "Jadi hak-hak seorang terperiksa itu yang tadi diproses terlapor itu ya memang sangat dipenuhi semua gitu. Saya sangat bangga."
"Barbie, tadi saya tanya, tadi enggak tahu juga kenapa dia enggak ikut," jelas Rihat. "Cuman setelah tadi dikatakan oleh Galih, memang kemaren kan kami rapat dulu sampai jam 2 itu untuk mempersiapkan bukti-bukti. Jadi mungkin dia kecapekan, istirahat dulu."
Sebelumnya sempat beredar foto Galih saat menjalani pemeriksaan. Galih tampak tertunduk lesu, namun dibantah oleh Rihat yang menegaskan sang klien menjalani pemeriksaan dengan santai. Rihat pun menyebut pihak penyidik tak memberikan tekanan kepada Galih.
"Itu tadi yang saya bilang, tadi kan kalian bisa lihat. Tadi dia enjoy aja karena penyidik-penyidik sangat profesional sekali saya lihat," tutur Rihat. "Jadi memang luar biasa ini, mudah-mudahan selalu bisa begini. Jadi seorang terlapor diperiksa itu santai aja gitu."
"Enggak ada tertekan, malah bercanda. Dan fokusnya ini kan penyidikannya, bukan masalah tekan-tekanan," imbuh Rihat. "Malah banyak bergurau, bercanda. Kalau mau minum, kasih minum. Mau salat enggak. Tadi kan lihat sendiri beberapa jam diperiksa dia salat kan."
Rihat pun menegaskan bahwa Galih tidak menangis selama proses pemeriksaan. "Ah siapa yang bilang (Galih nangis). Tadi senyum-senyum aja kan," tutup Rihat.
(wk/nere)