Kenaikan harga cabai rawit masih menjadi rekor. Selain cabai rawit, sejumlah komoditas sayuran juga mengalami ketidakstabilan harga seperti cabai merah, bawang merah, dan bawang putih.
- Wahyu
- Sabtu, 06 Juli 2019 - 10:54 WIB
WowKeren - Masalah terbaru yang tengah dihadapi Indonesia adalah soal harga bahan pangan yang cenderung tidak stabil. Keluhan soal anjloknya harga ayam dan garam sudah beberapa hari ini ramai dibicarakan.
Tak berhenti, kali ini giliran pedagang cabai yang harus menghadapi ketidakstabilan harga bahan pangan tersebut. Pasalnya harga cabai rawit di pasaran mencapai Rp 60 ribu per kilogram.
Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Purwakarta Karliati Djuanda. Tak hanya mengomentari soal kenaikan harga cabai rawit, Karliati juga menyebut harga sejumlah sayuran berpotensi mengalami kenaikan yang cukup signifikan saat musim kering ini.
"Tapi sampai saat ini suplai sayuran masih normal. Termasuk cabai merah dan cabai rawit," kata Karliati, Jumat (5/7). "Cuma harganya saja yang perlu diwaspadai."
Kewaspadaan Karliati tentu beralasan, pasalnya harga cabai merah disebut sudah menembus Rp 56 ribu per kilogramnya. Selain itu kenaikan juga terjadi pada harga bawang putih yang menjadi Rp 36 ribu per kilogram. Sedangkan harga bawang merah justru cenderung turun dari Rp 32 ribu menjadi Rp 26 ribu per kilogram.
Oleh karenanya, ujar Karliati, pihaknya akan terus memantau harga-harga sayuran dan sembako yang ada di sejumlah pasar tradisional. Seperti di Pasar Leuwi Panjang, Pasar Jumaah, dan Pasar Wanayasa di Purwakarta. Menurutnya harga sayuran relatif stabil namun masih ada beberapa komoditas yang patut diwaspadai.
Tidak stabilnya harga bahan pangan ini turut berimbas kepada pedagang sayur keliling. Seperti dituturkan Eman Sulaeman (47), ia mengaku kesulitan menentukan harga untuk memasarkan cabai merah dan cabai rawitnya.
"Kalau kita ini (pedagang sayur keliling), bisa menjual cabai eceran. Tapi sekarang bingung. Kalau diecer, bukannya untung malah akan rugi," tuturnya, dilansir dari Republika, Sabtu (6/7). "Sebab dari pasarnya saja harga cabai rawit maupun merah sudah mahal."
Permasalahan harga bahan pangan yang tak stabil ini pun menjadi sorotan Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat). Mereka menilai pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sudah gagal dalam memberikan solusi terkait masalah pangan.
(wk/wahy)