Pejabat DKI yang Non-Job di Era Ahok Kini Dilantik Kembali Oleh Anies Baswedan
Nasional

Gubernur Anies Baswedan melantik 15 pejabat eselon II Pemprov DKI Jakarta pada hari ini (8/7). Salah satunya adalah Syafrin Liputo yang dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, hari ini (8/7) melantik 15 pejabat eselon II Pemprov DKI. Pengangkatan ini sesuai dengan Keputusan Gubernur DKI Jakarta nomor 1106 tahun 2019 tanggal 8 Juli 2019 tentang Pengangkatan Pemindahan dan Pemberhentian dalam dan dari Jabatan Pimpinan Tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Saya dengan ini secara resmi melantik saudara dalam jabatan dan kepala BPKP dan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)," tutur Anies di Balai Kota DKI pada Senin (8/7). "Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya dengan tanggung jawab yang diberikan."

Dalam agenda tersebut, Anies juga kembali melantik pejabat yang sempat mundur di era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pejabat tersebut adalah Syafrin Liputo yang dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI.

Pada era Ahok, Syafrin pernah mengisi jabatan Kabid Angkutan Darat Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Lalu pada 2015, terjadi perombakan besar-besaran hingga Syafrin digantikan dan tidak mendapatkan jabatan alias non-job. Posisinya saat itu digantikan oleh Henrico Tampubolon.


"Karena replacement jabatannya, enggak kebagian," jelas Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI, Chaidir, dilansir CNN Indonesia pada Senin (8/7). "Kan, di 2015 itu replacement jabatan, nah dia enggak kebagian jabatan, kemudian dia pindah."

Chaidir menjelaskan bahwa saat itu Syafrin berpindah ke Kementerian Perhubungan lantaran tak kebagian jabatan. Ia tak kebagian jabatan karena Kepala Dinas saat itu membawa orang-orang baru. Hal tersebut diperbolehkan lantaran DKI memberlakukan metode ular tangga pada era kepemimpinan Ahok.

"Bila saya jadi kepala baru nih, saya boleh membawa pasukan saya, begitu," tutur Chaidir. "Itu memang Pak Ahok memberlakukan seperti itu, yang dibilang metode ular tangga."

Kemudian, Syafrin kembali ikut lelang jabatan yang dibuka oleh Anies. Dalam lelang tersebut, Syafrin berhasil menang dan dilantik menjadi Kadishub DKI.

Sementara itu, Syafrin sendiri mengakui bahwa dirinya bukanlah orang baru di lingkungan Pemprov DKI. Sebelum ikut lelang jabatan Pemprov DKI dan dilantik Anies, Syafrin menjabat sebagai Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah Provinsi Bali dan NTB.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait