Ketua Dewan Masjid Soal Pemulangan Habib Rizieq: Tergantung Kemauan Sendiri
Nasional

Ia menilai kepulangan Habib Rizieq bukan sesuatu yang perlu dibesar-besarkan. Rizieq pun tak dihalangi siapapun sehingga kepulangannya tergantung pada kemauan Rizieq sendiri.

WowKeren - Masalah pemulangan Habib Rizieq Syihab menjadi perdebatan banyak pihak. Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin akhirnya ikut angkat bicara.

Menurutnya pemulangan Rizieq merupakan perkara sepele yang mestinya tak perlu dipermasalahkan. "Jangan terlalu (sering) hal-hal yang sepele yang tidak perlu dimasalahkan jadi masalah," kata Syafruddin di Kantor DMI, Jakarta, Rabu (10/7).

Ia pun menyebut kepulangan sang Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tergantung dari kemauan yang bersangkutan. Sehingga, menurutnya, sebenarnya tak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan dalam perkara ini.

"Kepulangan Rizieq, kan, enggak ada masalah. Karena itu tergantung Habib Rizieq sendiri," tuturnya, dilansir dari laman CNN Indonesia, Kamis (11/7). "Kan tidak ada masalah kapan mau pulang. Tentang kepulangannya kan enggak ada masalah."

Syafruddin pun ikut bersuara soal pemulangan Rizieq yang menjadi syarat rekonsiliasi antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) itu mengaku tak mengurusi masalah tersebut sehingga tak bisa memberi banyak komentar.


"Saya tidak tahu (syarat rekonsiliasi. Saya enggak pernah menangani itu," pungkasnya. "Kalau Anda tanya kepulangan, ya (komentar saya) biasa-biasa saja. Habib Rizieq warga negara Indonesia."

Untuk diketahui, kubu Prabowo-Sandiaga akhir-akhir ini gencar menyinggung soal pemulangan Rizieq. Mereka menyebut pemulangan Rizieq sebagai salah satu syarat mewujudkan rekonsiliasi dengan kubu Jokowi-Ma'ruf.

Awalnya dicetuskan oleh Dahnil Anzar Simanjuntak, belakangan sejumlah elite politik seperti Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani juga ikut menyetujui. Ia pun mengajukan syarat lain untuk rekonsiliasi tersebut, seperti pembebasan sejumlah pendukung Prabowo-Sandiaga yang sempat ditahan beberapa waktu terakhir.

Namun tak semua pihak setuju dengan permintaan ini. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dengan terang-terangan menolak syarat tersebut. Ia pun mengaku heran dengan permintaan pemulangan Rizieq tersebut.

Pasalnya, menurutnya, Rizieq sendiri lah yang memutuskan untuk pergi ke Arab Saudi pada dua tahun lalu kala kasus hukumnya mencuat. Moeldoko pun menegaskan bahwa pemerintah tak pernah mengusir Rizieq. Oleh karenanya ia meminta Rizieq untuk pulang sendiri ke Indonesia.

"Pergi, pergi sendiri. Kok kita ribut mau mulangin, kan gitu," kata mantan Panglima TNI itu, Selasa (9/7). "Ya pulang sendiri saja. Enggak (bisa) beli tiket, baru gua beliin."

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait