Garuda Indonesia Laporkan 2 YouTuber Ini ke Polisi Gara-Gara Unggah Foto Menu Tulisan Tangan
Instagram/rius.vernandes
Nasional
YouTuber VS Garuda Indonesia

PT Garuda Indonesia akhirnya melaporkan 2 YouTuber bernama Rius Vernandes dan Elwiyana Monica ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik. Rius pun meminta dukungan dari warganet.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, maskapai Garuda Indonesia sempat mendapat sorotan usai 2 YouTuber bernama Rius Vernandes dan Elwiyana Monica membagikan foto kartu menu tulisan tangan. Kala itu, Rius mengklaim awak kabin Garuda beralasan buku menu mereka sedang dalam proses percetakan. Foto kartu menu tulisan tangan tersebut menjadi viral dan ramai diperbincangkan.

Akhirnya, PT Garuda Indonesia pun memutuskan untuk mengambil langkah hukum terkait hal tersebut. Maskapai tersebut melaporkan Rius dan Elwi ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik.


Rius sendiri mengunggah foto surat panggilan polisi terhadap dirinya dan Elwi ke akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Rius meminta dukungan dari para warganet.

"Gw sangat minta support kalian soal ini. Semua nya. Siapa pun. Kalian semua punya suara. Terutama teman2 influencer," tulis Rius pada Selasa (16/7). "Gw harap kalian bisa bantu share dan support gw dalam masalah ini karena gw gak mau di masa depan ketika kita review sesuatu dengan apa adanya, ketika kita memberikan kritisi yang membangun, kita bisa di pidana."

Sementara itu, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan, telah membenarkan adanya laporan dari Garuda Indonesia untuk kedua YouTubers tersebut. "Benar ada laporan dari pihak PT Garuda Indonesia," ungkap Victor dilansir Jawa Pos pada Rabu (17/7).

Meski demikian, Victor tidak menjelaskan kapan tepatnya Garuda Indonesia melakukan pelaporan tersebut. Menurutnya, saat ini laporan tersebut sudah dalam proses pemanggilan saksi. "Saat ini dalam proses mengundang atau memanggil para saksi," tutur Victor.

Terkait dengan foto kartu menu tulisan tangan tersebut, pihak Garuda Indonesia telah memberikan bantahan. Lewat akun Twitter resminya, Garuda mengklarifikasi bahwa foto kartu menu tulisan tangan tersebut sebenarnya merupakan catatan untuk awak kabin dan tidak untuk disebarluaskan.

Tak lama setelah itu, sebuah edaran berisi larangan mengambil gambar di dalam pesawat Garuda Indonesia pun tersebar. Surat larangan tersebut telah diteken oleh Pjs SM FA Standarization & Development Garuda Indonesia, Evi Oktaviana, pada Minggu (14/7).

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan, sendiri telah membenarkan keabsahan surat edaran tersebut. Namun ia menjelaskan bahwa surat tersebut sejatinya adalah edaran untuk internal perusahaan yang tidak seharusnya bocor ke publik. Ikhsan juga menjelaskan bahwa hal tersebut hanya merupakan imbauan dan bukanlah larangan.

You can share this post!

Related Posts
Loading...