Menurut Wakil Ketua DPRD DKI, Mohamad Taufik, masih terlalu dini bagi Anies Baswedan untuk memikirkan langkah politik 2024. Apalagi Presiden terpilih 2019-2024 belum juga dilantik.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 25 Juli 2019 - 16:53 WIB
WowKeren - Isu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju di Pilpres 2024 mulai santer berembus. Berembusnya isu ini menyusul pernyataan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, yang menyebut Anies berpotensi sebagai Capres dan akan mendukungnya.
Isu ini lantas ditanggapi oleh sejumlah pihak, salah satunya dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta. Wakil Ketua DPRD DKI, Mohamad Taufik, meminta agar Anies tak mengkhayalkan isu tersebut dan membereskan Ibu Kota terlebih dahulu.
"Jangan tergiur lah lebih baik laksanakan saja amanat yang sudah diberikan," tutur Taufik dilansir CNN Indonesia pada Kamis (25/7). "Kan jauh lebih bagus (bereskan Jakarta sesuai amanat) dari pada mengkhayal."
Menurut Taufik, masih terlalu dini bagi Anies untuk memikirkan langkah politik 2024. Apalagi, Joko Widodo sebagai Presiden terpilih 2019-2024 saja belum juga dilantik.
"Iya masih pagi, Pak Anies beresin Jakarta saja dulu jangan mikirin 2024 masih lama," ungkap Taufik. "Wong Presiden yang baru saja belum dilantik."
Meski demikian, Taufik mengaku tak mempersoalkan manuver politik Surya Paloh. Hanya saja, ia meminta agar Anies tak ikut jatuh dalam isu politik tersebut.
"Enggak apa-apa itu kan haknya NasDem, yang penting Pak Aniesnya jangan tergiur," jelas Taufik. "Begitu dia tergiur dia lupa nanti sebagai gubernur yang punya tanggung jawab. Politik kan biasa, manuver, tapi kepagian, orang presiden saja belum dilantik."
Sebelumnya, Surya Paloh mengatakan siap mengusung Anies menjadi calon presiden dalam Pemilu 2024 mendatang. "Sudah pastilah dukungan. Lahiriah batiniah lah dukungan, ha-ha-ha," kata Surya di Jakarta Pusat, Rabu (24/7).
Sementara itu menanggapi hal ini, Anies memilih untuk tidak terlalu banyak memberikan komentar. Sebab sebagai seorang gubernur, yang menjadi prioritasnya saat ini adalah untuk mengurus Ibu Kota. "Saya bilang lagi ngurus Jakarta," kata Anies.
(wk/Bert)