Daesung Big Bang Buka Suara Soal Isu Bangunan Miliknya Dijadikan Tempat Pelacuran
Selebriti

YG Entertainment berbagi pernyataan resmi Daesung mengenai dugaan bangunan miliknya dijadikan tempat menjalankan bisnis ilegal. Berikut ini adalah isi pernyataan lengkapnya.

WowKeren - Daesung Big Bang merilis pernyataan resmi sehubungan dengan dugaan bahwa bangunan miliknya yang berlokasi di Gangnam dijadikan tempat pelacuran. Ia meminta maaf dan mengaku akan bertanggung jawab sebagai pemilik gedung.

Sebelumnya pada Kamis (26/7), program jurnalisme "News A" melaporkan bahwa lima lantai di bangunan yang dibeli Daesung pada 2017 seharga 31 miliar won (sekitar Rp 367 miliar) menjadi tempat bisnis hiburan orang dewasa. Laporan lebih lanjut menyebutkan bahwa beberapa bisnis itu menyediakan servis dari wanita penghibur.

Sebagai respon, YG Entertainment berbagi pernyataan resmi Daesung mengenai kontroversi yang meliputi bangunan miliknya. Berikut ini adalah isi pernyataan lengkapnya:

"Halo, ini Daesung. Pertama-tama, aku ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus karena menyapa semua orang dengan (masalah) ini sementara aku bertugas di militer, serta membuat semua orang khawatir."


"Bangunan yang dijelaskan dalam laporan adalah salah satu yang kubeli sebelum mendaftar wajib militer dan merupakan bangunan berada di bawah namaku. Aku wajib militer segera setelah membeli (gedung), dan sebagai hasilnya, aku ingin sekali lagi dengan tulus meminta maaf atas manajemen gedung yang tidak berpengalaman."

"Pada saat membeli bangunan, bisnis sudah terjadi karena ada penyewa yang sudah pindah, jadi aku tidak benar-benar mengetahui kegiatan ilegal dari perusahaan terkait. Untuk perusahaan yang telah diidentifikasi telah melakukan kegiatan ilegal, kami akan segera mengambil tindakan hukum, dan dengan tanggung jawabku sebagai pemilik, aku akan melakukan yang terbaik."

"Aku terlambat menyadari kekuranganku dan merenungkan diri. Aku akan melakukan yang terbaik dengan setia dalam hal semua aspek yang salah. Terima kasih."

Sementara itu, agen real estat gedung mengatakan bahwa Daesung tidak tahu menahu tentang bisnis ilegal yang dijalankan dalam bangunan miliknya. Namun kontroversi berkembang karena pemilik bertanggung jawab untuk memelihara bangunan mereka. Bahkan jika Daesung tidak tahu, ia tidak akan bisa menghindari tanggung jawab hukum sebagai pemilik.

(wk/chus)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait