Driver Taksi Online: Perluasan Ganjil Genap Hanya Untungkan Blue Bird CS
Nasional

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menerapkan perluasan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan roda empat. Sayangnya driver taksi online merasa dirugikan dengan adanya kebijakan tersebut.

WowKeren - Penerapan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan roda empat atau mobil di DKI Jakarta resmi diperluas. Aturan tersebut akan diberlakukan mulai 9 September 2019 mendatang.

Dalam aturan baru yang diumumkan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo ini menyebutkan jika selain 9 ruas jalan eksisting yang sudah diberlakukan selama ini, akan terdapat 16 ruas jalan tambahan yang akan terkena kebijakan ini. Sehingga akan ada total 25 ruas jalan yang terkena kebijakan ganjil-genap.

Syafrin Liputo juga menyebutkan jika pelaksanaan aturan ganjil-genap akan tetap menggunakan dua periode waktu yakni pagi dan sore. "Pagi tetap mulai jam 6.00-10.00, sedangkan sore yang semula jam 16.00- 20.00 diperpanjang jadi sampai 21.00," ujarnya.

Namun kebijakan ini nampaknya akan merugikan para driver taksi online. Pasalnya, taksi online tidak termasuk dalam daftar kendaraan roda empat yang dikecualikan dalam aturan baru tersebut. Sehingga pengguna taksi online harus tetap tunduk pada aturan ganjil-genap tersebut.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberikan pengecualian kepada kendaraan angkutan umum yang menggunakan plat kuning seperti, kendaraan ambulans, kendaraan pemadam kebakaran, kendaraan yang membawa masyarakat disabilitas dan sepeda motor.


Selain itu, pengecualian juga diberikan kepada kendaraan angkutan barang, kendaraan lembaga tinggi negara, kendaraan dinas, TNI dan Polri hingga kendaraan pimpinan atau pejabat negara asing.

Melihat aturan tersebut salah satu driver taksi online bernama Budi mengeluhkan kebijakan tersebut. "Peraturan ganjil genap, ibaratnya seperti menyuruh kita sehari makan sehari tidak," ujarnya.

Budi juga meminta pemerintah untuk memikirkan sekali lagi aturan ganjil-genap tersebut. "Bayangkan kalau saya dari Menteng, mau ke arah Kuningan. Sementara ada jalur lain tak bisa dilewati karena perbaikan jalan. Mau lewat mana?," ujar Budi.

Sebelumnya, saham perusahaan transportasi darat PT Blue Bird Tbk (BIRD) mendadak melesat pada perdagangan sesi II Kamis (8/8) seiring dengan sentimen positif penerapan perluasan kebijakan ganjil-genap untuk kendaraan roda empat di DKI Jakarta yang diduga menguntungkan taksi resmi seperti Blue Bird dan taksi Express.

Pelaku pasar mencermati jika penerapan ganjil-genap di DKI Jakarta ini berpotensi menguntungkan taksi resmi yang dikecualikan dalam aturan tersebut. Artinya taksi resmi (berplat kuning) tetap bisa melalui kawasan khusus ini tanpa memperhatikan pelat nomor ganjil atau genap seperti taksi online (GoCar dan GrabCar).

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait