Pernyataan ini sejalan dengan rencana pembangunan Ibu Kota baru yang disampaikan Menteri PPN/Kepala Bappenas sebelumnya. Yakni pemindahan Ibu Kota dimulai pada 2024 mendatang.
- Elvariza Opita
- Senin, 26 Agustus 2019 - 20:18 WIB
WowKeren - Rencana pemindahan Ibu Kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur terus menjadi sorotan publik. Hingga detik ini, masih banyak pihak yang mengaku sangsi rencana tersebut benar bisa diwujudkan. Apalagi pemerintah pusat menarget Ibu Kota mulai dipindahkan pada 2024 mendatang.
Tanggapan miring itu pun membuat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, angkat bicara. Menurutnya, pihaknya memerlukan empat tahun untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur di Ibu Kota baru tersebut.
"Konstruksi kira-kira makan waktu tiga sampai empat tahun untuk selesaikan jalan, waduk, air, sanitasi, dan gedung-gedung," kata Basuki di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8). "Lalu 2023-2024 akan mulai pergerakan ke sana."
Lebih lanjut, Basuki menuturkan pembangunan infrastruktur akan menggunakan tiga klaster. Klaster pertama, pemerintah akan mendesain kawasan dan tata ruang Ibu Kota baru.
Klaster ini akan diselesaikan pada 2019 sampai 2020. Lalu dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan sarana prasarana air.
"Pada pertengahan 2020 design and build kita mulai," paparnya, dilansir dari laman Sindo News. "Sama seperti renovasi GBK, tidak common. Enggak desain dulu baru tender, itu lama. Jadi design and build."
Setelah itu, jelas Basuki, akan dilanjutkan dengan pembangunan gedung. Pada tahap inilah pihaknya akan berhati-hati dalam mengeksekusi setiap rencana. "Lalu untuk gedung pemerintahan butuh desain dan arsitektural ke depan. Sehingga lebih hati-hati," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro juga telah menyampaikan estimasi waktu realisasi rencana pemindahan Ibu Kota ini. Menurutnya pembangunan infrastruktur bisa dimulai pada akhir 2020, sehingga pada 2024 mendatang proses pemindahan Ibu Kota sudah bisa dilakukan.
"Itu sudah mulai konstruksi paling lambat akhir 2020," ungkap Bambang, dilansir oleh Merdeka. "Sudah dimulai proses pembangunannya."
"Periode pemindahan sudah dilakukan, nanti kita detailkan begitu ketahuan progres pembangunannya," imbuhnya. "Pada 2024 paling lambat kita sudah pindahkan. Jadi paling lambat 2024 kita sudah pindah."
(wk/elva)