Penerapan Electronic Road Pricing (ERP) atau sistem jalan berbayar elektronik diharapkan bisa menjadi salah satu langkah untuk menekan tingginya tingkat polusi udara di Jakarta.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 10 September 2019 - 10:10 WIB
WowKeren - Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempercepat pelaksanaan Electronic Road Pricing (ERP) atau sistem jalan berbayar elektronik. Langkah ini sebagai upaya untuk mengurangi tingkat polusi di ibu kota.
"Permasalahan dari polusi itu adalah dari transportasi," kata Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Wibi Andrino, Jakarta, Senin (9/9). "Jalan berbayar adalah salah satu ERP yang kita sampaikan untuk dipercepat menyelesaikan solusi."
Meski demikian, mempercepat kebijakan untuk memberlakukan ERP bukanlah satu-satunya cara yang bisa diambil oleh Pemprov untuk menekan polusi udara. Ada banyak cara lainnya seperti membangun green building. Jakarta sebagai kota dengan tingkat polusi tertinggi di dunia sebetulnya sudah diketahui sejak puluhan tahun silam. Namun, hal itu baru terekspos baru-baru ini.
"Penyelesaian polusi bisa seperti green building yang bisa juga diterapkan," kata Wibi. "Toh, juga tadi Pak Gubernur menyampaikan, pada tahun 1970, beliau mendapatkan kliping bahwa Jakarta adalah salah satu kota yang memiliki tingkat polusi tertinggi di dunia. Masalah ini sudah lama, tapi baru terekspos sekarang."
Sementara itu, Anies mengatakan bahwa saat ini Pemprov DKI sedang menggodok ERP dengan teknologi terbaru. ERP yang dibekali dengan teknologi canggih tersebut nantinya akan mampu membedakan antara kendaraan pribadi dan kendaraan umum di seluruh ruas wilayah ibu kota.
Tentu saja, untuk bisa menerapkan teknologi ini Pemprov menggandeng Direktorat Jenderal Aplikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika. "Jadi bukan hanya sekadar mengatur 1-2 ruas jalan tadi sebagai satu sistem terintegrasi antara lalu lintas kendaraan pribadi dan kendaraan umum," katanya.
Masalah polusi udara di Jakarta memang menyedot perhatian nasional. Juru bicara DPP PSI Bidang Lingkungan Hidup dan Perkotaan Mikail Gorbachev mengatakan Gubernur Anies belum melakukan langkah mitigasi bencana terkait polusi udara di Jakarta yang buruk. "Saya lihat teman-teman banyak di jalanan pakai masker. Masker yang hijau itu yang dikasih abang ojol. Itu masker belum cukup," kata Mikail dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (10/9).
(wk/zodi)