Anji Akui Setuju Apabila Fitur Like Instagram Dihapuskan
Selebriti

Anji mengaku akan setuju apabila fitur like Instagram dihapuskan. Musisi berbakat ini lantas menjabarkan alasannya yang panjang mengapa ia setuju akan hal tersebut.

WowKeren - Baru-baru ini Anji memberikan sebuah tanggapan soal apabila dihapuskannya fitur like di Instagram. Hal ini ia sampaikan lantaran untuk menjawab sebuah pertanyaan dari salah seorang netizen.

Anji lantas memberikan tanggapannya tersebut dengan gamblang. Ia mengunggah sebuah foto saat ia pamerkan kepala plontos dengan mengenakan baju tidur.


Pemilik nama asli Erdian Aji Prihartanto ini mengaku setuju apabila wacana tersebut benar-benar akan diterapkan. Pasalnya, Anji merasa bahwa fitur like di Instagram akan menjebak para pemilik akun.

Pendapat Anji ini lantas dijabarkan dengan panjang. “Saya kalau post soal anak-anak atau keluarga, like-nya banyak,” tulis Anji sebagai keterangan pada foto postingannya. “Saya kalau post dengan kepala gundul, gak peduli caption-nya apa, like-nya banyak. Saya (dulu) kalau post tips bermusik atau berbagi pengalaman soal industri musik, like sedikit.”

Akhirnya saya cenderung nge-post yang bakal dapat like lebih banyak, dibandingkan hal-hal yang berguna buat orang lain. Karena secara psikis, saya lebih senang saat mendapat like banyak. Apalagi ketika jumLahnya juga bisa DILIHAT ORANG,” sambung Anji lagi. “Dan juga, DILIHAT OLEH AGENCY/BRAND sebagai patokan sebuah akun berpengaruh atau tidak. Padahal kalau tidak melihat jumlah like, Agency/Brand pasti akan melihat sebuah akun dari postingannya, bukan like-nya.

Kendati demikian, kini Anji mengakui kurang menyukai fitur tersebut. Hingga saat ini, Anji mulai berusaha untuk tidak terlalu memperhatikan jumlah like pada setiap postingannya.

Lebih lanjut, Anji berpendapat bahwa akan ada kemungkinan ia menjadi lebih selektif lagi dalam mengunggah suatu hal. Dan apabila fitur like di Instagram tersebut dihapuskan, ia akan memposting suatu hal yang lebih berhubungan dengan sebuah konten.

Bagi Anji, hal ini dinilai lebih efektif dan positif bagi para pengguna Instagram apalagi seorang musisi seperti dirinya. Menurutnya, jumlah like tidak bisa menjamin bahwa dirinya akan menjadi musisi yang berkualitas.

You can share this post!

Related Posts