Dewi Irawan membuka donasi untuk membantu biaya pengobatan Tio Pakusadewo yang sedang dirawat.
- Kamis, 04 Juni 2026 - 17:03 WIB
WowKeren - Tio Pakusadewo saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit dengan menggunakan BPJS Kesehatan kelas 3 dan tidak memiliki asuransi kesehatan lainnya. Kabar ini disampaikan oleh sahabat dekatnya, Dewi Irawan, melalui akun Instagramnya pada Rabu, 3 Juni 2026. Kondisi ini memotivasi Dewi untuk membuka donasi guna membantu biaya pengobatan Tio selama dirawat.
Dalam unggahannya, Dewi menulis, "Karena saya posting tentang sohib saya, Tyo Pakusadewo via IG, banyak DM yang masuk menanyakan kabar, mendoakan Tyo, dan juga banyak yang nanya nomor rekeningnya." Ia melanjutkan, "Maka dari itu atas inisiatif saya pribadi, saya bikin open donasi ini untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan sohib saya, Tyo ini statusnya pasien BPJS kelas 3 dan tidak punya asuransi."
Dewi juga membagikan foto kebersamaannya dengan Tio, baik di rumah sakit maupun saat berkumpul sebelum Tio dirawat. Dalam penjelasannya, Dewi mengungkapkan bahwa Tio telah mengalami beberapa kali masuk dan keluar rumah sakit sejak Januari 2026. "Nah, sejak tanggal 27 Januari 2026 sampai tanggal 31 Mei 2026 sudah 4 kali keluar masuk rumah sakit, rumah sakitnya juga beda-beda," jelasnya.
Ia mengucapkan rasa terima kasih kepada semua orang yang mendukung dan ingin berkontribusi melalui donasi. "Saya yakin banyak orang baik dan dermawan, yang sekiranya jika ada rezeki lebih, saya sangat berharap untuk memberikan donasi untuk pengobatan Tyo," tambah Dewi. Ia pun berharap agar Allah SWT membalas kebaikan para donatur dengan rezeki yang berlipat ganda.
Dalam unggahan tersebut, Dewi mencantumkan nomor rekening Bank BCA atas nama Irwan Susetyo, yang merupakan nama asli Tio Pakusadewo, dengan nomor 582-031-6209. Pada Mei 2026, Tio diketahui dirawat di rumah sakit karena masalah pada ginjal dan asam lambung. Sebelumnya, ia juga mengalami serangan stroke beberapa tahun lalu, termasuk serangan pada tahun 2019 yang membuatnya harus dirawat di RS Pusat Otak Nasional.
Pada tahun 2025, Tio pernah menceritakan pengalamannya menghadapi serangan tersebut. "Saya tuh sendiri di rumah, jam 2 pagi alamin linglung terus blackout terus sadar lagi, terus berusaha menghubungi nomor anak-anak tapi enggak ada yang nyaut karena jam 2 pagi," ungkapnya dalam sebuah wawancara pada April 2025.
(wk/timw)