Ratusan Pelajar SMK Sidoarjo dan Pasuruan yang Hendak Ikut #SurabayaMenggugat Disetop Polisi
Nasional

Ratusan pelajar dari sejumlah SMK di Pasuruan dan Sidoarjo pun turut bergerak untuk mengikuti aksi ini. Sayangnya, mereka tertahan operasi polisi di Aloha dan Bundaran Waru.

WowKeren - Aksi #SurabayaMenggugat telah dimulai pada hari ini (26/9). Tak hanya mahasiswa dan elemen masyarakat dari Surabaya saja, massa dari kota lain di Jawa Timur juga mulai berdatangan.

Ratusan pelajar dari sejumlah SMK di Pasuruan dan Sidoarjo pun turut bergerak untuk mengikuti aksi ini. Sayangnya, mereka tertahan operasi polisi di Aloha dan Bundaran Waru.

Proses penyekatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho. Para pelajar yang melintas di Aloha dipinggirkan dan langsung diperiksa.

"Mereka kami tahan karena mayoritas tidak tahu tujuan aksi hari ini," ungkap Zain di lokasi. "Mereka juga banyak yang bawa barang berbahaya."


Selain di kawasan Waru, penyekatan pelajar ini juga dilakukan di perbatasan Rungkut. Zain menjelaskan bahwa penyekatan ini untuk mengantisipasi kericuhan atau jatuhnya korban.

"Mereka masih di bawah umur, kalau ada apa-apa di sana bagaimana," ujar Zain. "Kami meminimalisir itu."

Kebanyakan pelajar yang berangkat ke Surabaya pada hari ini hanya mengikuti seruan aksi yang tersebar di media sosial sejak semalam (25/9). Para pelajar ini juga tidak tahu tujuan dari isu utama dari aksi hari ini, yakni penolakan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Sementara itu, polisi sendiri menyiagakan 2.000 personel aparat keamanan yang terdiri dari pasukan gabungan untuk mengamankan aksi di Surabaya ini. Kami terjunkan 2.000 personel hari ini untuk aksi di DPRD Jatim," kata Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata saat meninjau lokasi, Kamis (26/9).

Leo kemudian memaparkan jika 2.000 personel yang disiapkan untuk aksi demo di DPRD Jatim hari ini berasal dari pasukan gabungan yaitu, pasukan Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, hingga jajaran Polsek di sekitar Surabaya. Namun, kebanyakan pasukan dari Polda Jatim. "Banyak dari Polda (Jatim), Polrestabes, dan jajaran polres lainnya," ujarnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait