Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan mengadakan sayembara desain ibu kota baru Indonesia. Berikut adalah tanggal resminya.
- Wahyu
- Kamis, 26 September 2019 - 15:44 WIB
WowKeren - Usai wacana pemindahan ibu kota baru disahkan, pemerintah pun melakukan berbagai perencanaan. Rencananya ibu kota baru yang berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur akan dimulai pada tahun 2020.
Salah satu perencanaan awal yang dilakukan oleh pemerintah adalah desain ibu kota baru. Menariknya, desain tersebut akan disayembarakan oleh pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sayembara tersebut akan melibatkan 11 juri milenial yang terdiri dari praktisi urban design, ahli arsitektur, ahli planologi hingga ahli lainnya dalam bidang terkait.
Pendaftaran sayembara tersebut akan dimulai dalam waktu dekat, yakni 2-11 Oktober mendatang. Setelah itu, pelaksanaan sayembara berlangsung dari 11 Oktober dan berakhir pada 22 Desember 2019. Kemudian, pengumuman dan penetapan pemenang sayembara tersebut akan dilakukan keesokan harinya yakni pada 23 Desember 2019.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa sayembara tersebut akan memilih tiga karya terbaik untuk dikolaborasikan menjadi basic design. Ia kemudian mengungkapkan bahwa pihaknya menginginkan ibu kota baru ini bukan hanya sekedar kota biasa.
"Kita tidak ingin sekedar membangun kota, tapi ini adalah momen membangun ibu kota," kata Basuki yang dilansir Tempo pada Kamis (26/9). "Kita ingin kota ini berisi work of talents."
Basuki menjelaskan bahwa sayembara ini diadakan agar masyarakat luas, terutama ahli dalam bidang arsitektur, perencanaan dan perancangan kota, dapat berpartisipasi dalam perumusan wilayah dan tata ruang ibu kota baru. Ia juga menjamin jika para pemenang nantinya memiliki kualitas dalam membuat desain karena juri yang dipilih merupakan para profesional.
Beberapa waktu lalu, Basuki telah menjelaskan jika desain ibu kota baru nantinya akan merepresentasikan identitas negara Indonesia. Pembangunan tersebut akan melalui rencana induk dan desain urban yang menerapkan tiga pilar.
"Pokoknya semua sesuai dengan tiga pilar itu dan empat visi kita, smart, green, beautiful, dan sustainable," katan Bambang saat diwawancarai 1 Agustus lalu. "Ibu Kota yang modern dan berstandar internasional."
(wk/wahy)