Usai Gempa, Fenomena Aneh Ini Terekam di Laut Ambon
Nasional

Gempa dangkal dengan magnitudo 6,8 terjadi di Ambon, Provinsi Maluku pada Kamis (26/9) pagi. Walau tak berpotensi tsunami, sebuah fenomena aneh terjadi di laut Ambon.

WowKeren - Diketahui Ambon, Maluku baru saja diguncang gempa magnitudo 6,8 pada Kamis (26/9). Gempa dangkal dengan kedalaman sepuluh kilometer itu terjadi pada pukul 06.46 WIB.

Usai kejadian gempa yang menghebohkan, muncul pula fenomena alam aneh yang membuat warga panik. Dilansir dari Liputan 6, sebuah fenomena aneh muncul di permukaan laut di depan Desa Gemba, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Permukaan air laut itu terlihat mendidih.

Peristiwa aneh ini direkam oleh warga korban gempa yang tengah berada di lokasi pengungsian. Menurut keterangan warga, peristiwa air laut mendidih itu terjadi bersamaan dengan gempa susulan yang mereka rasakan. Masyarakat pun menduga tempat fenomena itu terjadi merupakan pusat gempa.

Tak ayal peristiwa ini pun menambah kepanikan warga. Kepanikan tak hanya dirasakan warga yang di lokasi pengungsian, masyarakat yang masih bertahan di pesisir pantai pun langsung berbondong-bondong meninggalkan kediaman. Mereka memilih untuk tidur di hutan.

Warga pesisir Pulau Seram, Pulau Ambon, Pulau Haruku, Pulau Nusa Laut, dan Pulau Saparua diketahui memilih untuk memboyong keluarga mereka ke hutan. Pengungsian pun seadanya, lantaran mereka hanya tidur beralaskan tikar dan beratapkan terpal.


"Kami takut akan terjadi tsunami," ujar salah seorang warga dari Siri Sori Islam, Kecamatan Saparua. "Sekarang semua sudah di hutan, kampung kosong."

Hal serupa juga dilakukan oleh masyarakat Desa Hualoy, Desa Latu, dan sejumlah desa lainnya di Pulau Seram. Menurut mereka hutan lebih aman ketimbang lokasi pengungsian lain lantaran cukup tinggi dan jauh dari bangunan.

"Saat ini saya dan anak dan istri di gunung," terang Nurdin, warga Desa Hualoy. "Warga di sini pakai tenda untuk menginap."

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terakhir perihal jumlah korban akibat bencana alam ini. Pelaksana Tugas (Plt) Kapusdatinmas BNPB, Agus Wibowo menyatakan sebanyak 20 orang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa dan ratusan lainnya terluka. Sedangkan ada ribuan orang lainnya mengungsi.

"Total korban meninggal dunia akibat gempa sebanyak 20 orang," ujar Agus, dilansir dari Kompas, Jumat (27/9). "Pengungsi diperkirakan kurang lebih dua ribu jiwa."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait