Ditangkap Gegara Kasus Narkoba, Putri Sri Bintang Tegaskan Tak Terkait Politik
Nasional

Pernyataan ini berkebalikan dengan apa yang disampaikan oleh Sri Bintang sebelumnya, bahwa hal itu masih berkaitan dengan politik. Menurutnya, hal ini masih berhubungan dengan aktivitasnya baru-baru ini.

WowKeren - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap HHY alias L, putri dari aktivis Sri Bintang Pamungkas atas dugaan kasus penyalahgunaan narkotika. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan bahwa L sudah ditetapkan sebagai tersangka.

L menegaskan penangkapan dirinya sama sekali tidak terkait kasus politik. Hal itu disampaikan olehnya menjelang gelar kasus narkoba.

"Ini tidak ada urusannya ya dengan politik," kata L di Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, seperti dilansir dari Antara, Senin (30/9).

Selama gelar perkara berlangsung, L memilih untuk tidak berkomentar apapun. L sendiri telah diamankan oleh polisi sejak Juni lalu. Sri Bintang juga dilaporkan berada di kediamannya saat HNY diamankan oleh anggota Kepolisian.

Dari penangkapan tersebut, pihak polisi berhasil mengamankan satu buah tas cangklong. Di dalamnya terdapat sisa sabu dan dua plastik klip bekas tempat menyimpan sabu-sabu.


Sementara itu, Sri Bintang sempat melontarkan pernyataan yang berbeda dengan putrinya. Ia menuturkan bahwa penangkapan putrinya tersebut kental dengan nuansa politik. "Pasti terkait politik," kata Sri Bintang dilansir dari CNN Indonesia, Senin (30/9).

Sri Bintang menduga penangkapan putrinya itu masih terkait dengan aktivitasnya baru-baru ini. Seperti diketahui, nama Sri Bintang sempat ramai menjadi perbincangan beberapa waktu lalu sejak video viral yang memperlihatkan dirinya seolah-olah sedang berupaya menggagalkan pelantikan Joko Widodo alias Jokowi Oktober mendatang.

"Dia diambil karena saya akan menjatuhkan Jokowi," terang Sri Bintang. "Sudah jelas itu."

Sri Bintang menjelaskan bahwa setelah diamankan, L sempat dilepas. Hal ini lantaran polisi tidak memiliki bukti yang cukup untuk menjeratnya. Namun kemudian ia ditangkap lagi. Menurutnya, orang yang melaporkan L cenderung memiliki gangguan jiwa.

"Padahal dia satu-satunya saksi," lanjut Sri bintang. "Yang mau diambil itu dia, tapi dia bilang mendapatkannya dari anak saya. Itulah fitnah yang saya bilang tempo hari."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait