DPR RI akan membangun ruang kerja dan rumah dinas baru untuk anggota periode 2019-2024 yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya. Total anggaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 5 miliar.
- Wahyu
- Selasa, 01 Oktober 2019 - 12:33 WIB
WowKeren - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan mengeluarkan anggaran berlebih untuk membangun ruang kerja bagi anggota DPR RI periode 2019-2024. Hal ini disebabkan karena jumlah anggota wakil rakyat di Senayan untuk periode mendatang lebih banyak dibandingkan jumlah anggota perode 2014-2019.
"Untuk ruangan kerja (baru), sekitar Rp 5 Miliar. Itu dari anggaran rutin kok," ujar Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9). Tak hanya ruang kerja, kerja, penambahan anggaran juga diperuntukkan bagi pembangunan rumah dinas yang sesuai rencananya akan berjumlah 11 unit.
Sayangnya, Indra mengaku lupa berapa persisnya anggaran untuk pembangunan rumah dinas baru. "Saya yang rumah (jumlah pengeluaran anggaran) agak lupa ya. Kalau enggak salah keseluruhannya, berapa ya, rata-rata sekitar Rp 1 miliar, Rp 1,2 miliar," ujarnya. "Kita bikinin tambahan 11 rumah karena yang empat rumah itu adalah rumah-rumah pimpinan yang disediakan oleh Setneg."
Telah diberitakan jika anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2019-2024 telah dilantik dalam Sidang Paripurna yang digelar di Gedung Parlemen pada hari ini, Selasa (1/10). Dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung, M Hatta Ali, sebanyak 575 anggota DPR telah diambil sumpahnya.
Dalam sidang tersebut, turut hadir Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. Prosesi acara yang dimulai pukul 10.00 WIB itu selesai pukul pukul 11.40 WIB.
Setelah acara pelantikan dan istirahat selesai, acara berikutnya adalah dilakukannya rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk membahas agenda yang telah disusun Panitia Pelantikan dari Sekretariat Jenderal DPR RI. Bamus anggotanya adalah perwakilan dari seluruh fraksi.
"Bamus dari semua fraksi-fraksi. Bamusnya akan setelah jam 2 akan kami pertemukan, pimpinan termuda dan tertua akan pimpin rapat Bamus," jelas Indra Iskandar. "Kami perkirakan sudah akan ketemu formatnya, DPR itu tidak sulit ya, semua sudah diatur jelas di dalam UU-nya."
Rapat Badan Musyawarah sendiri dilakukan untuk menentukan jajaran pimpinan DPR. Pelantikan pimpinan DPR sendiri akan dilakukan pada malam hari setelah rapat Bamus atau pada Rabu (2/10).
(wk/wahy)