Pimpinan MPR Jadi 10 Orang, Sri Mulyani Siap Tambahkan Anggaran
Nasional

Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat bertambah dari 8 menjadi 10 orang. Sri Mulyani pun siap menambahkan anggaran keuangan negara perihal penambahan tersebut.

WowKeren - Sebanyak 711 anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019-2024 sudah dilantik pada 1 Oktober kemarin. Mereka pun sudah memilih 10 pimpinan barunya pada Kamis (3/10). Kini, Bambang Soesatyo dari Golkar resmi terpilih sebagai Ketua MPR secara aklamasi.

Kesepuluh pimpinan MPR ini terpilih berdasarkan revisi UU MD3 yang baru saja disahkan bulan lalu. Sebelumnya, pimpinan MPR ini hanya berjumlah 8 orang. Bertambahnya jumlah pimpinan MPR ini pun akhirnya berimbas pada bertambahnya anggaran negara.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pihaknya sudah siap untuk melakukan perubahan anggaran negara. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu akan melakukan penambahan anggaran sesuai dengan putusan lembaga tinggi negara.


"Kalau itu memang sudah ada keputusannya mereka akan membuat formasi itu ya kita tambahkan anggarannya," kata dia ditemui di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta pada Jumat (4/10). "Kita tentu mengikuti apa yang diputuskan di dalam lembaga-lembaga tinggi negara, alat kelengkapan."

Sementara itu, anggaran untuk pimpinan MPR akan disiapkan begitu mereka resmi dilantik. Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nufransa Wira Sakti.

Nufransa kemudian menjelaskan bahwa penambahan anggaran untuk pimpinan MPR masih bisa ditutup melalui optimalisasi anggaran 2019. Sementara, untuk kendaraan dinas pimpinan MPR akan difasilitasi oleh Sekretariat Negara (Setneg) sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas hal itu.

"Intinya untuk kebutuhan tambahan pimpinan MPR, masih bisa dioptimalkan dari sisa anggaran 2019, terutama untuk penghasilan," ungkapnya yang dilansir oleh Detik pada Jumat (4/10). "Sedangkan fasilitas kendaraan dinas, sudah disiapkan Setneg sebagai instansi yang tanggung jawab untuk fasilitas menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara."

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait