Kasino Ala Macau di Jakarta Digrebek, Penghuni Apartemen Beri Respon 'Bodo Amat'
Nasional

Kasino ala Macau yang ada di lantai 29 Apartemen Robinson, Penjaringan, Jakarta Utara telah digrebek, Minggu (6/10) lalu. Ketika ditanyai soal peristiwa tersebut banyak penghuni yang memilih untuk tak menjawab dan kembali melanjutkan kegiatannya.

WowKeren - Hampir seminggu penggerebekan kasino ala Macau yang melibatkan 20 personel polisi ini terjadi. Namun, tak ada yang aneh dari gedung Apartemen Robinson, Penjaringan, Jakarta Utara.

Tak ada garis polisi atau penanda lain yang mencolok. Padahal, Minggu (6/10) polisi meringkus lebih dari 100 orang dari lantai 29 apartemen tersebut terkait kelompok judi kasino yang dikenal dengan nama RBS 29.

Dikutip CNNIndonesia, pada Kamis (10/10), penghuni apartemen masih menjalankan kegiatan sehari-harinya secara normal. Sesekali ada yang menyambangi pos petugas keamanan sekadar meminta akses atau menanyakan paket kiriman. Sebagian lain, hilir mudik.

Kondisi di kawasan ini cenderung sepi bila dibandingkan dengan apartemen lain seperti Green Pramuka atau Kalibata City. Dua tower gedung apartemen memang terlihat menjulang dibanding bangunan lain di sekitarnya. Tapi kesan bangunan tua tak bisa ditampik.

Apalagi, apartemen ini dikelilingi oleh ruko yang terlihat usang. Bahkan beberapa bagian bangunan terlihat sudah rusak dan kaca bangunan kusam. Ruko-ruko tersebut dipakai untuk kantor agen travel, jasa ekspedisi juga kantor pengacara.


Ketika akan ditanyai soal peristiwa penggerebekan kasino di apartemen lantai 29 beberapa waktu lalu, kebanyakan dari penghuni menolak untuk berbicara sambil berlalu. "Nanti urusannya malah panjang," kata seorang penghuni menolak meladeni pertanyaan sembari melanjutkan langkah.

Namun, ada satu penghuni, Lu Chu (75) yang mengaku bahwa dirinya tak merasa terganggu dengan praktik judi tersebut. Sekalipun ia sebelumnya juga tak tahu ada perjudian di apartemen yang dihuninya setahun belakangan ini.

"Kalau sudah lama mungkin terganggu, keluar masuk lift kan kacau. Ini kan baru tiga hari, jadi belum berasa," ungkap Lu Chu. "Kalau sudah lama sih, boleh jadi ada yang protes-protes. Tapi ini enggak."

Saat penggerebekan berlangsung, Lu Chu baru saja sampai di unit apartemennya. Ia hanya mendengar kabar penangkapan polisi itu dari bisik-bisik penghuni lain. "Di bawah itu ramai banget, ya orang-orang bicara. Tapi saya males. Biarlah. Pas lihat di televisi, kasihan ya. Yang tertangkap banyak ncek-ncek tua-tua," sambungnya.

Setelah kejadian itu pun, menurut Lu Chu tak ada perubahan di gedung. Hanya saja yang tak biasa, ia melihat beberapa wartawan dan kamera. Pengelola apartemen pun kata dia tak mengeluarkan imbauan apa-apa.

"Biasa saja itu, kayak nggak ada kejadian. Nggak ada gangguan atau perubahan. Ini biasa saja semua, nggak ada heboh-heboh," ujar Lu Chu. "Tapi lucu saja, tempat begini berani ada kasino. Di kota."

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait