Pemerintah RI membuat Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) yang merupakan lembaga amal untuk membantu negara lain yang sedang kesusahan. Wapres Jusuf Kalla pun ikut buka suara soal peresmian lembaga ini.
- Nidya Putri
- Jumat, 18 Oktober 2019 - 16:14 WIB
WowKeren - Pemerintah telah resmi meluncurkan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI). Lembaga ini adalah lembaga kerja sama yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada negara yang sedang dalam kesusahan.
Lembaga ini juga bertujuan untuk membantu negara yang mengalami masalah sosial. Peluncuran lembaga ini sendiri dilakukan di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (18/10).
Dalam peresmiannya, turut hadir Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Wapres yang kerap dipanggil JK itu pun turut buka suara soal peresmian lembaga tersebut.
Menurut JK, ekonomi Indonesia sudah baik karenanya Indonesia harus membantu negara-negara lain yang membutuhkan. "Karena negara seperti kita ini, yang kemajuan ekonominya sudah baik," ujarnya. "Anggota G-20, tentulah penting juga untuk saling membantu dengan negara-negara yang membutuhkan karena itulah perlu kerja sama ekonomi dengan negara-negara lain agar sesuai tujuan konstitusi itu meningkatkan perdamaian dunia."
JK mengatakan jika perdamaian akan tumbuh sejalan dengan berkembangnya perekonomian. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah lembaga yang bisa membantu negara-negara lain.
"Perdamaian juga akan tumbuh apabila ekonomi berkembang dan baik bagi kita semuanya," terangnya. "Karena itulah maka dibutuhkan lembaga kerja sama ekonomi ini, adalah sesuatu yang penting pada masa ini."
Indonesia sendiri menurut JK sudah cukup untuk meminta bantuan. Kini adalah waktunya Indonesia untuk melakukan diplomasi "tangan di atas" untuk membangun masyarakat dunia yang lebih baik lagi.
"Selalu saya gambarkan bahwa sudah cukup kita ini mempunyai prinsip kadang-kadang meminta bantuan," tutupnya. "Sudah waktunya juga diplomasi tangan di atas untuk bersama-sama membangun masyarakat dunia yang lebih baik lagi."
Sementara itu, Menkeu Sri Mulyani mengatakan dengan adanya lembaga ini ia berharap dapat menunjang politik luar negeri Indonesia dan membuat Indonesia makin dikenal sebagai negara yang terus mengupayakan perdamaian.
"Kami menyambut gembira bahwa hari ini tentu juga akan membuat makin kita semua saling bersinergi dalam rangka untuk meningkatkan efektifitas politik luar negeri Indonesia sehingga negara Indonesia makin dikenal sebagai negara yang terus mengupayakan perdamaian," ujar Sri Mulyani.
(wk/nidy)