Luna Maya memiliki sifat mudah menerima kehadiran orang-orang disekitarnya dan sempat sakit hati berat ketika ternyata sejumlah pihak yang ia percaya justru tak tulus serta punya agenda lain.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 24 Oktober 2019 - 16:35 WIB
WowKeren - Luna Maya sempat membongkar soal identitas pria "R" yang memberinya hadiah bunga. Namun bukan Reino Barack ataupun Ariel, sosok pria yang menghadiahi dirinya saat ulang tahun adalah Raffi Ahmad.
"Fitnah atau fakta Luna Maya, yang ngirim bunga ke ulang tahun kamu yang tulisannya cuma R doang adalah Ariel?" tanya Feni Rose berapi-api. "Nggak, Raffi," seru Luna menyebut nama Raffi Ahmad.
"Nyebelin banget, nggak seru ya," kata Feni. "Ha ha ha, orang udah pada spekulasi ternyata Raffi," ujar Luna nampak puas mengerjai netter.
Tak cuma itu, Luna juga membahas perasaannya setelah kisah cinta dengan Reino Barack kandas. Awalnya Luna seolah membenarkan kritikan Reino soal keburukannya. Disisi lain, Luna juga menyadari dirinya sosok yang pantang menyerah.
"Keras kepala, egois, sama aja ya," kata Luna di acara "Rumpi". "Pantang menyerah, kadang-kadang ada hal yang harusnya udah dong stop dong, tapi maju terus."
"Walaupun kamu tahu harusnya itu?" tanya Feni. "Harusnya stop," kata Luna seolah memiliki firasat soal perpisahan dengan Reino. "Karena menyakitimu?" Feni. "Iya pasti ada penyesalan, tapi penyesalan datang belakangan," ujar Luna.
"Hal apa yang membuatmu paling down? Kalau gua ngasih kepercayaan itu susah, terus gua merasa dikhianati, gua merasa kecewa banget," tanya Feni. "Kalau gua justru karena terlalu gampang percaya sama orang. Aku pikir orang yang datang ke aku, selalu punya hal yang baik. Padahal gak semua orang tulus, ternyata orang itu punya agenda, kok gini sih, padahal gua berikan apa adanya, jujur, tulus," kata Luna.
"Buat kamu down?" tanya Feni. "Sedih banget," seru Luna. "Butuh berapa lama untuk memaafkan diri sendiri?" tanya Feni. "Butuh berbulan-bulan, kadang bertahun-tahun, tapi aku bahagia, belajar mencintai diri sendiri," kata Luna.
"Harus maafin diri sendiri dulu," lanjut Luna. "Apa yang perlu kamu maafkan?" tanya Feni. "Semuanya, manusia punya ego, kadang-kadang ada dalam diri kita yang nggak bisa kontrol, dalam keadaan marah, bahagia, kecewa, kadang-kadang kita lupa apakah reaksi kita bagus buat diri kita nggak. Karena terselimuti oleh banyak faktor, berarti kita harus mengakui ke diri kita, 'Sorry ya Luna'. Mundur santai," serunya.
(wk/riaw)