Pembunuh PNS PUPR di Palembang Ditangkap, Salah Satu Pelaku: Saya Dipaksa
Nasional

Warga Palembang, Sumsel dihebohkan dengan penemuan mayat PNS PUPR yang dicor dengan semen sedalam 50 cm. Polisi telah menangkap kedua pelaku, salah satunya mengaku jika dirinya dipaksa untuk melakukan pembunuhan keji tersebut.

WowKeren - Baru-baru ini warga Palembang, Sumatera Selatan telah dihebohkan dengan kasus pembunuhan yang keji. Semuanya bermula dengan penemuan mayat seorang perempuan oleh petugas penggali kuburan.

Mayat tersebut adalah Aprianita (50), yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Berdasarkan informasi yang didapat, penggali kubur yang sedang menggali kuburan menemukan cor-coran semen yang di dalamnya dapat terlihat baju pegawai PNS.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh Jajaran Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan akhirnya menangkap kedua orang yang diduga menjadi pelaku pembunuhan keji tersebut. Keduanya adalah Yudi (50) yang merupakan teman dekat korban dan Ilyas Kuniawan (26).

Menurut keterangan polisi, salah satu pelaku yaitu Ilyas mengaku jika dirinya terpaksa membunuh korban. Ia dipaksa oleh tersangka Yudi dan Nopi alias Aci yang masih berstatus DPO. "Saya tidak ada pilihan. Mereka memaksa saya," ujarnya.

Lebih rinci, Ilyas pun menceritakan kronologi kejadiannya, sebelum kejadian, Nopi meminta Ilyas menemaninya menemui seseorang. Setelahnya, ia disuruh Nopi untuk masuk ke dalam mobil.


Saat di dalam mobil, Yudi memberikan seutas tali kepada Ilyas untuk menjerat korban Aprianita. Saat melakukan aksinya, Ilyas mengaku sempat melihat korban lemas tak berdaya di kursi depan penumpang hingga membuatnya sempat gugup.

Namun, Nopi dan Yudi memaksanya untuk segera menjerat korban hingga tewas. Setelahnya ia diberikan uang sebesar Rp 4 juta oleh Nopi sebagai upah. Uang tersebut diakui Ilyas digunakan untuk mabuk-mabukan.

"Semua uangnya saya habiskan foya-foya.," sesal Ilyas. "Beli minum, tidak saya berikan ke keluarga."

Diketahui, Yudi yang menjadi pelaku pembunuhan bersama Ilyas adalah teman dekat korban. Yudi merupakan tenaga honorer di Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya Provinsi tetapi beda kantor.

Motif Yudi membunuh korban dikarenakan masalah hutang piutang dari bisnis jual beli mobil. Yudi tega membunuh korban lantaran tak tahan terus ditagih hutang oleh korban.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait