Wakil Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, Bambang Soesatyo alias Bamsoet, menyebut bahwa organisasinya mulai bertransformasi mengikuti zaman.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 26 Oktober 2019 - 20:46 WIB
WowKeren - Wakil Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, Bambang Soesatyo alias Bamsoet, menegaskan bahwa pihaknya bukan lagi merupakan organisasi preman. Pemuda Pancasila disebut Bamsoet mulai bertransformasi mengikuti zaman dan bekerja menggunakan otot serta pengetahuan.
"Kami bukan lagi organisasi preman biasa. Kami tidak lagi gunakan otot, golok, tato atau memelihara kumis tebal," tutur Bamsoet dalam acara pembukaan Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila di Jakarta Selatan pada hari ini (26/10). "Kami sekarang lebih mengedepankan memakai otak, pikiran, pengetahuan dan kecerdikan dalam menguasai wilayah."
Menurut Bamsoet, Pemuda Pancasila sadar bahwa penggunaan otot kini sudah tidak relevan lagi. Namun, ia juga menyebut bahwa Pemuda Pancasila bisa berubah menjadi preman apabila ada pihak yang coba-coba mengusik Indonesia serta Presiden Joko Widodo.
"Kami akan menjelma menjadi preman dan buas kembali manakala ada yang mengganggu kedaulatan bangsa, NKRI, Pancasila dan coba-coba mengganggu Presiden Jokowi selaku kepala negara," jelas Bamsoet yang juga Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). "Pasti akan hadapi sampai titik darah penghabisan."
Sementara itu, Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno menekankan bahwa mereka adalah ormas berbasis massa yang berasaskan Pancasila dan berlandaskan UUD 1945. Ia menegaskan bahwa Pemuda Pancasila sesuai dengan cita-cita kelahirannya, bukannya partai politik atau organisasi premanisme.
"Pemuda Pancasila organisasi yang tidak disukai, tapi dibutuhkan," ujar Japto. "Kami tidak ke mana-mana, tapi kami ada di mana-mana."
Japto lantas menjelaskan bahwa Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila berisi 3 materi pokok. Yakni mengevaluasi program-program yang dijalankan periode sebelumnya, merumuskan program lima tahun ke depan, serta memilih pemimpin untuk melaksanakan program tersebut.
Selain itu, Japto juga menginstruksikan agar seluruh kader Pemuda Pancasila mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam kesempatan tersebut. Presiden Jokowi sendiri diketahui juga menghadiri acara pembukaan Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila.
(wk/Bert)