Pemprov DKI Usul Anggaran Rp 73 Miliar Untuk Jalur Sepeda, Ini Kata Pengamat
Nasional

Anggaran jalur sepeda ini lantas disoroti oleh pengamat kebijakan publik, Amir Hamzah. Menurut Amir, Pemprov DKI perlu melakukan perincian anggaran dan perencanaan proyek dengan benar.

WowKeren - Usulan anggaran Pemprov DKI Jakarta untuk pembangunan jalur sepeda diketahui meningkat drastis. Dari yang semula Rp 4,498 miliar menjadi Rp 73,771 miliar.

Anggaran jalur sepeda ini lantas disoroti oleh pengamat kebijakan publik, Amir Hamzah. Menurut Amir, Pemprov DKI perlu melakukan perincian anggaran dan perencanaan proyek dengan benar.

"Saya kira, bukan pada jumlah uangnya aja," tutur Amir dilansir detikcom pada Selasa (29/10). "Tapi pertama kita harus tahu dulu berapa km (jalur sepeda), di kawasan mana gitu."

Pemprov DKI sendiri mengusulkan Rp 73 M untuk 500 kilometer jalur sepeda. Namun, Amir menilai bahwa Pemprov DKI harus lebih rinci dalam menjabarkan pembangunan jalur sepeda setiap tahunnya.


"500 km untuk sampai ke tahun 2022, itukan berarti anggaran untuk rencana multi years, kalau untuk multi years sih bisa aja," jelas Amir. "Tapi kan pengalokasiannya harus per tahun, sesuai dengan target juga, panjangnya berapa, 2020 berapa, 2021 nanti berapa, 2022 berapa."

Menurut Amir, usulan anggaran Rp 73 M untuk 500 km jalur sepeda memang sah-sah saja. Namun, rencana Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) juga perlu dibahas dengan DPRD DKI.

"Ya bisa saja kalau misalnya untuk 500 km nanti kita bisa hitungkan, tapi pada saat pembahasan KUA-PPAS yang baru bisa dilihat. Ini kan baru tahapan penyampaian pra rancangan ke DPRD kan. Nah terus KUA-PPAS dipelajari oleh DPRD," jelas Amir. "Kan baru dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara pimpinan dewan dengan gubernur mengenai KUA-PPAS itu, kalau sudah ditandatangani baru masuk ke penyampaian rapat pleno mengenai rencana APBD 2020."

Pemprov DKI dinilai harus membuat master plan pembangunan jalur sepeda secara detail dan rinci. Dengan demikian, anggaran besar tersebut bisa mendapat persetujuan dari DPRD.

"Ini harus rinci, tahun 2020 ini bisa keberapa dulu, karena juga kan jalur sepeda itu ada bagian yang apa namanya," pungkas Amir. "Mungkin ambil pekarangan orang, ada pembebasan lahan dan lain-lain, dari awal harus ada perencanaan."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait