Raphael Moeis yang kini makin sering berceloteh rupanya membuat banyak pihak merasa gemas terutama saat putra sulung Sandra Dewi itu sedang asyik berbelanja dengan gaya khas anak tajir.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 31 Oktober 2019 - 11:56 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, Sandra Dewi memamerkan momen putranya, Raphael Moeis, berbelanja. Dalam video, Raphael yang kini mulai pintar berceloteh sukses membuat fans merasa gemas.
"Oke Pak Pendi," kata Raphael. "Kamu habis dari mana?" tanya seorang wanita. "Shopping, shoppinge baju," kata Raphael dengan logat Jawa.
Mendengar cara bicara Raphael, netter jadi heboh. Mereka menggoda suara imut putra sulung Sandra dan Harvey Moeis.
"Aju lg pak aju lg....suaramu medok rafa," kata fans. "Plisss jangan dulu cepet gede, ini anak super duper lucu gemesin," kata yang lainnya. "Gemes aju lg maju lg pa 😂tuan muda HBS shopping," tutur yang lainnya. "Rafa logat ngomong nya kya org jawa," kata fans.
Tak cuma soal suara, gaya Raphael ketika shopping juga terlihat menggemaskan. Ia tampak kece dengan memakai kacamata hitam serta topi. Sedangkan di video lain, Raphael terciduk sedang menarik troli untuk memborong popok.
Meski masih muda belia, Raphael tampak mandiri saat belanja popok. Bukan cuma satu, Raphael tampak menumpuk sejumlah popok yang harganya dikisaran puluhan hingga ratusan ribu itu. Tak dipungkiri, Raphael meniru gaya mahal sang ibu ketika membeli sejumlah barang.
Sementara itu, Sandra sempat dibuat gemas ketika ia dituding menelantarkan Raphael. Ia menegaskan kalau hal tersebut tidak benar.
Sandra sendiri sempat curhat ketika awal-awal menjadi seorang ibu. Diakui Sandra, menjadi ibu bukanlah hal yang mudah. Ia masih sering melakukan kesalahan meski membaca panduan di sejumlah buku parenting. Untungnya Harvey sebagai suami juga memberikan dukungan demi memulihkan semangat Sandra.
"Kalau baca-baca gampang, ternyata kalau dipraktikin enggak gampang. Pas awal-awal, aduh masih banyak salah, malah minta maaf, 'Maafin mami ya'. Ya, saya selalu minta maaf," kata Sandra. "Suami saya selalu bilang, ‘Oh kamu tuh ibu yang paling hebat, ibu yang paling baiklah'. Karena saya selalu bilang, 'Kayaknya enggak bisa deh (urus anak), kayaknya enggak bisa punya anak dua, saya satu (anak) saja belum tentu bisa, kayaknya saya salah melulu'."
(wk/riaw)