Idham Azis Curhat Tak Takut Tangkap Teroris, Tapi Gemetar Saat Ditunjuk Jadi Kapolri
Nasional
Calon Kapolri Baru

Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian resmi menyerahkan jabatannya sebagai Kapolri kepada Jenderal Pol Idham Azis pada hari ini (6/11). Idham lantas mengaku sempat tak yakin ditunjuk sebagai pengganti Tito.

WowKeren - Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian resmi menyerahkan mandat kepemimpinannya sebagai Kapolri kepada Jenderal Pol Idham Azis. Upacara penyerahan panji-panji Polri pun digelar di lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada hari ini (6/11).

Kapolri Idham Azis lantas mengaku sempat tak yakin ditunjuk sebagai pengganti Tito Karnavian. Ia bahkan curhat sempat gemetar kala ditunjuk sebagai Kapolri, padahal Idham dinilai berpengalaman dalam menangani sejumlah kasus terorisme. Salah satunya adalah operasi penangkapan kelompok Santoso alias Abu Wardah di Poso, Sulawesi Tengah.


"Saya tidak persiapkan diri saya jadi orang ilmiah, orang yang pertama saya lapor. Saya tangkap Santoso berbulan-bulan tidak takut," ujar Idham dalam sambutannya. "Tapi ditunjuk Kapolri saya gemetar."

Idham lantas mengungkapkan ketakutannya dalam mengemban jabatan Kapolri, yakni berceramah di depan umum. Oleh sebab itu, ia meminta agar seluruh jajaran Polri dapat memaklumi gaya bicaranya.

"Saya paling takut kalau jadi Kapolri itu ceramah. Istri saya selalu ingatkan agar jangan kepleset," ungkap Idham. "Saya maaf gaya saya seperti inilah, saya tidak tahu kenapa Presiden pilih saya."

Selain itu, Idham juga mengungkapkan momen dirinya ditunjuk sebagai Kapolri oleh Presiden Joko Widodo. Kala itu, Idham dimintai kesanggupan menjadi Kapolri menjelang masa pensiunnya.

"Saya tidak sempat beri alasan. Pak Jokowi bilang 'Pak kapan pensiun?' '1 Februari 2021 Pak Presiden' (jawab Idham)," ujar Idham. "Lalu Pak Jokowi bilang 'yasudah nanti ganti Pak Tito haid (mundur) Kapolri'."

Meski demikian, Idham berkomitmen untuk mengemban amanat sebagai Kapolri ke-24 dengan sebaik-baiknya. Nantinya, Idham akan menjalankan tugas sebagai Kapolri selama 14 bulan hingga purna tugasnya.

"Tapi saya komitmen 14 bulan ke depan, saya lakukan yang terbaik," tegas Idham. "Mudah-mudahan. Biarlah sejarah mencatat, saya Kapolri ke-24 kalau sejarah yang mencatat ya sudahlah. Biar sajalah."

Sementara itu, Tito Karnavian memberikan ucapan selamat kepada Idham dalam sambutannya. "Selamat bertugas kepada rekan saya, Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis. Penugasan ini amanah," ujar Tito yang kini menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

You can share this post!

Related Posts