Babak Baru Kasus Kucing Dicekoki CIU, Terbukti Mati Karena Alkohol
Nasional

Kasus video kucing dicekoki CIU yang viral beberapa waktu lalu telah memasuki babak baru. Menurut hasil laboratorium dan autopsi diketahui jika kematian kucing berjenis Persia itu disebabkan oleh alkohol.

WowKeren - Beberapa waktu lalu sebuah video kucing yang dicekoki oleh CIU mencuri perhatian warganet. Pasalnya, video yang menampilkan penyiksaan terhadap hewan peliharan tersebut diupload di media sosial oleh Ahmad Azzam (22) warga Desa Dukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung.

Kini kasus tersebut telah memasuki babak baru di mana hasil uji laboratorium dan autopsi bangkai kucing tersebut telah keluar. Dari hasil yang diperoleh menyebutkan jika kucing itu mati akibat alkohol.

Ditemukan adanya perlemakan di hati dan jantung yang disebabkan cairan alkohol. "Penyebab kematian kucing dipastikan akibat masuknya cairan alkohol pada tubuh hewan tersebut," ujar Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Hendi Septiadi, Rabu (6/11).

Tak sampai di situ, Laboratorium Forensik Polda Jatim juga menemukan sejumlah luka lebam pada tubuh dan leher kucing yang diduga akibat penganiayaan. Bahkan ekor kucing tersebut diketahui mengalami patah tulang.

Menurut hasil pemeriksaan, diketahui jika kasus kucing yang dicekoki oleh CIU itu melibatkan dua orang yaitu Azzam berperan sebagai perekam dan pengunggah video, sedangkan yang memberikan minum adalah Andra yang juga pemilik kucing.


Dari hasil uji laboratorium dan autopsi ini akhirnya mematahkan keterangan palsu yang diberikan Azzam. Di mana ia mengatakan jika kucingnya itu mengalami keracunan setelah memakan bangkai tikus di sekitar rumah yang mati karena diberi racun tikus. Sedangkan Azzam dan temannya itu berusaha menolong sang kucing dengan meminumkan air kelapa.

Sementara itu, Komunitas pecinta kucing meminta polisi mengusut tuntas kasus kucing yang dicekoki CIU ini setelah ditemukan adanya indikasi alkohol yang menyebabkan kucing berjenis Persia itu mati. Tuntutan tersebut disampaikan Doni Herdaru melalui akun Instagramnya.

"Kami memberikan kesempatan kepada polisi untuk mengembangkan kasusnya kami percaya mereka profesional," kata Doni dalam video tersebut. Ia bahkan telah bertemu langsung dengan Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Hendi Septiadi untuk menanyakan hasil autopsi dan uji laboratorium.

"Hasil lab telah resmi diterima penyidik, dan bahwa ada perlemakan dan iritasi pada tenggorokan, lambung, hati, akibat alkohol," tulis Doni dalam keterangannya di Instagram.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait