Menteri Agama Ungkap Banyak Rakyat Indonesia Pelajari Tuhan Lewat Medsos
Nasional

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengutip data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan mengungkapkan kebanyakan orang Indonesia menggunakan medsos untuk mencari informasi tentang Tuhan.

WowKeren - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyebut bahwa banyak rakyat Indonesia yang mempelajari agama melalui media sosial. Media sosial tersebut sebagian besar digunakan untuk mempelajari tentang Tuhan.

Fachrul sendiri mengutip data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Menurutnya, kebanyakan orang Indonesia menggunakan media sosial untuk mencari informasi tentang keberadaan serta sifat Tuhan.

"Indeks tertingginya 100, 9,89 orang Indonesia yang menggunakan medsos mencari dan menyebarkan konten tentang agama," terang Fachrul dalam Rakornas Indonesia Maju di Bogor pada hari ini (13/11). "Seperti keberadaan Tuhan indeks yang didapat 43,91, sifat-sifat Tuhan 40,31, kuasa Tuhan 40,31, dan kisah hidup orang-orang suci 36,72."

Indeks tersebut, tutur Fachrul, menunjukkan bahwa minta masyarakat Indonesia dalam menggunakan media sosial demi mencari informasi agama sangat tinggi. Oleh sebab itu, Fachrul menyebut bahwa catatan ini harus menjadi acuan pemerintah untuk merumuskan strategi pengarahan masyarakat mempelajari agama dengan baik dan sesuai syariat. Terutama untuk generasi muda yang banyak menggunakan media sosial.


"Perlu mengembangkan strategi komunikasi, terutama komunikasi kepada generasi milenial yang lebih rentan terhadap ideologi radikalisme," jelas Fachrul. "Agar mereka terhindar dari kegagapan menghadapi era disrupsi dan membangun gerakan kebudayaan untuk memperkuat akal sehat kolektif."

Selain itu, Fachrul juga menilai bahwa pemerintah perlu menerjemahkan ajaran-ajaran dari pemuka agama hingga bisa lebih mudah diterima oleh generasi muda. Hasil terjemahan ajaran agama tersebut nantinya bisa diunggah ke media sosial untuk merespons minat masyarakat. "Insyaallah dengan keimanan dan akal sehatnya, mereka akan memilih yang terbaik itu," pungkas Fachrul.

Di sisi lain, sosok Fachrul yang dipilih Presiden Joko Widodo menjadi Menag memang menimbulkan sejumlah pro dan kontra. Fachrul bahkan sempat diminta untuk mempelajari agama oleh anggota Komisi VIII DPR RI Ali Taher.

Menanggapi hal tersebut, Fachrul memberi respons santai. Ia menganggap Ali hanya bercanda. "Oh nggak ada, bukan begitu. Itu (Ali Taher) kan orang agak bercanda-bercanda, suka. Bagus sekali," kata Fachrul usai rapat kerja (raker) dengan Komisi VIII, di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11).

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts