Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil angkat berbicara mengenai tindakan asusila terkait kasus teror pelemparan sperma yang telah terjadi di Tasikmalaya.
- Ruth Meliana
- Rabu, 20 November 2019 - 10:45 WIB
WowKeren - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil angkat berbicara mengenai tindakan pelaku kasus asusila terkait kasus teror pelemparan sperma yang telah terjadi di Tasikmalaya. Ridwan Kamil menganggap jika teror pelemparan sperma tersebut hanyalah bentuk anomali di tengah masyarakat.
Ridwan Kamil mengatakan jika perbuatan pelaku tersebut menunjukkan telah tergerusnya nilai-nilai dalam diri seseorang. Menurut Ridwan, perbuatan tak bermoral pelaku lantaran kurangnya aksi sosialisasi kepada sesama dan juga nilai rohani.
"Ya kan di era ekstremitas sekarang, orang yang tidak sopan, orang yang tercerabut dari nilai-nilai sosial itu banyak sekali," tutur Ridwan Kamil ditemui usai menghadiri Anugerah Syariah Republika di Jakarta, Selasa (19/11). "Itulah pentingnya, bahwa hidup itu tidak hanya nyari duit ya kan."
Oleh sebab itu, Mantan Walikota Bandung ini mengaku sedang membuat program-program bersama Pemprov Jabar. Nantinya, program-program ini bertujuan untuk mencegah kembali terulangnya kejadian tersebut dan diharapkan sanggup menciptakan nilai positif bagi masyarakat setempat.
"Dengan didorong kegiatan-kegiatan religius dan, ada program kami: kendaraan konseling," ujar Ridwan. "Sebenarnya buat orang-orang stres, itu (agar) ada teman. Itu program yang sudah kami lakukan."
Ridwan Kamil menegaskan pentingnya beribadah dan tidak hanya fokus dalam mencari nafkah saja demi memunculkan nilai-nilai baik dalam diri seseorang. Ia pun berkomitmen untuk melanjutkan visi Provinsi Jawa Barat sebagai juara baik dari segi lahir maupun batin.
"Mencari nafkah ekonomi penting, tetapi ibadah juga penting," papar Ridwan. "Jadi hal-hal seperti tadi (tak terjadi), orang tidak punya nilai-nilai yang akhirnya merugikan dan akhirnya membuat kita malu."
Sebelumnya seorang pelaku pelemparan sperma berinisial SN berhasil ditangkap oleh Polres Tasikmalaya. Pelaku ditangkap setelah meresahkan masyarakat setempat karena melempar sperma kepada ibu rumah tangga.
Kasus ini bermula saat seorang ibu rumah tangga berinisial LR yang merupakan warga Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Tasikmalaya sedang menunggu ojek online di tepi Jl Letjen Mashudi, Rabu (13/11). SN yang mengendarai sepeda motor kemudian tiba-tiba menghampiri LR.
SN lantas bertanya-tanya soal tujuan perjalanan LR. Pertanyaan SN kemudia merembet ke hal-hal lain dan ambil berbicara, SN tampak memasukkan tangannya ke dalam celana, memegang kemaluannya, dan menggesekkannya ke jok sepeda motor. SN kemudian melemparkan cairan spermanya ke arah LR namun luput.
(wk/lian)